Minggu, 06 Jan 2019 20:38 WIB

Makin Banyak yang Tidur Ngorok, Ada Cara Simpel untuk Mencegahnya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Berlebihan pakai ponsel berhubungan dengan tidur ngorok (Foto: Thinkstock) Berlebihan pakai ponsel berhubungan dengan tidur ngorok (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Data terbaru di Inggris menyebut jumlah orang dewasa yang tidur ngorok meningkat 2 kali lipat dalam 20 tahun terakhir. Yang mengejutkan, penggunaan ponsel yang berlebihan disebut-sebut turut berkontribusi pada kondisi tersebut. Kok bisa?

"Emisi cahaya biru dari LED (Light Emitting Diode) smartphone, komputer, dan lampu jalan juga bertanggung jawab pada kurang tidur," kata Dr Maurice Ohayon yang mempublikasikan penelitiannya di jurnal Sleep Medicine, dikutip dari Dailymail.

"Meningkatkan risiko obesitas, ngantuk, dan kerusakan kognitif yang meningkatkan risiko sleep apnea," lanjutnya.



Sleep apnea atau henti napas saar tidur merupakan salah satu gangguan tidur yang banyak dialami orang dewasa, terutama yang mengalami kegemukan. Orang-orang yang tidur ngorok memiliki risiko tinggi untuk mengalaminya.

Walau tidak mematikan seketika, henti napas saat tidur membuat kualitas tidur berkurang. Dampaknya, sel-sel tubuh tidak mendapatkan waktu yang cukup berkualitas untuk memulihkan diri. Risiko berbagai jenis penyakit kronis banyak dikaitkan dengan masalah tidur ini.

(up/kna)