Selasa, 08 Jan 2019 10:10 WIB

Kata Siapa Jadi Dokter Kuliahnya Mahal?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Gedung FKUI Salemba (Foto: Ari Saputra) Gedung FKUI Salemba (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Kuliah kedokteran sepertinya identik dengan biaya yang sangat mahal. Tak jarang, murid-murid yang ingin mendaftar fakultas kedokteran setelah lulus SMA jadi berpikir ulang karena khawatir kelak orang tuanya tak mampu mengongkosi.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, FINASIM, membantah kuliah kedokteran harus mahal. Di FKUI tempat ia mengajar, Uang Kuliah Tunggal (UKT) bisa disesuaikan dengan penghasilan orang tua. Ada yang mencapai Rp 15 juta, tetapi bisa juga lebih ringan.

"Uang kuliah tunggal bisa tidak bayar, 0 rupiah (UKT1 0-500 ribu)," kata dr Ari dalam pesannya kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).



Bahkan untuk mahasiswa yang tidak mampu, ada juga skema kerja sama dengan jejaring alumni dan Program Orang Tua Asuh serta Perkumpulan Penyantun Kesejahteraan Mahasiswa. Beasiswa dalam bentuk bantuan hidup disediakan tiap bulan bagi mahasiswa yang tidak mampu.

"Siapapun bisa menjadi dokter," kata dr Ari.

Nah, sekarang tinggal bagaimana kamu mempersiapkan diri saja biar lulus SMA dan masuk seleksi kuliah di kedokteran. Semangat!

(up/kna)
News Feed
Layar Pemilu Terperc
×
Layar Pemilu Terpercaya
Layar Pemilu Terpercaya Selengkapnya