Kamis, 10 Jan 2019 16:58 WIB

Penyebab Pembengkakan Jantung Seperti yang Diidap Ketua Panitia Reuni 212

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi pembengkakan jantung. Foto: Getty Images Ilustrasi pembengkakan jantung. Foto: Getty Images
Jakarta - Pembengkakan jantung merupakan suatu masalah di mana ukuran jantung lebih besar dari ukuran normal, atau biasa disebut kardiomegali. Penyakit ini diidap oleh Ketua Panitia Reuni 212 Ustaz Bernard Abdul Jabbar sehingga ia harus dirawat di rumah sakit.

Biasanya penyakit ini berkembang dari beberapa kondisi yang merupakan akar penyebabnya. Profesor kedokteran di Duke University dan direktur Duke Heart Failure Same-Day Access Clinic di Durham, North Carolina, Prof Zubin Eapen, MD mengatakan salah satunya adalah karena tekanan darah tinggi atau hipertensi.

"Jika tekanan darah Anda lebih tinggi dari seharusnya, itu berarti jantung Anda harus memompa lebih keras dari biasanya untuk memindahkan darah ke seluruh tubuh," jelas Prof Zubin dikutip dari Everyday Health.

Itulah yang menyebabkan dinding atau ventrikel kiri menjadi menebal secara tidak normal untuk mengimbangi kerja yang lebih berat. Dengan kata lain, otot akan menonjol jika dipaksa melakukan pekerjaan berat.



detikHealth pun merangkum berbagai penyebab pembengkakan jantung lainnya, yaitu:

1. Penyakit katup jantung

Empat katup di jantung membuat darah mengalir ke arah yang benar. Jika salah satu katup rusak oleh kondisi seperti cacat jantung, infeksi (endokarditis infeksi), gangguan jaringan ikat, obat-obatan tertentu atau perawatan radiasi untuk kanker, jantung mungkin akan membesar.

2. Penyakit otot jantung (kardiomiopati)

Kardiomiopati terjadi saat penebalan dan pengerasan otot jantung, itu akan membesarkan dan membengkakan jantung untuk mencoba memompa lebih banyak darah ke tubuh.

3. Tekanan darah tinggi di arteri

Arteri yang bertugas menghubungkan jantung dan paru-paru. Jantung perlu memompa darah lebih keras untuk memindahkan darah antara paru-paru dan jantung. Akibatnya, sisi kanan jantung pun bisa membesar.

4. Efusi perikardial

Ialah adanya akumulasi cairan di sekitar jantung atau lebih tepatnya di dalam kantung (perikardium) yang berisi jantung, dan dapat menyebabkan jantung tampak membesar.

5. Anemia

Anemia adalah kondisi di mana tidak cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen yang cukup ke jaringan tubuh. Anemia kronis yang tidak diobati dapat menyebabkan detak jantung cepat atau tidak teratur. Jantung pun harus memompa lebih banyak darah untuk menebus oksigen di dalam darah.

6. Gangguan tiroid

Gangguan tiroid, baik kelenjar tiroid kurang aktif (hipotiroid) maupun kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) dapat menyebabkan pembengkakan jantung.

7. Kelebihan zat besi

Kelebihan zat besi (hemochromatosis) tidak bagus bagi jantung. Gangguan di mana tubuh tidak memetabolisme zat besi dengan baik akan menyebabkan penumpukkan zat besi di berbagai organ, termasuk jantung. Hal ini dapat menyebabkan ventrikel krii membesar karena melemahnya otot jantung.

8. Amiloidosis

Amiloidosis adalah kondisi di mana protein abnormal bersirkulasi dalam darah dan dapat disimpan di jantung. Ini akan mengganggu fungsi jantung dan menyebabkannya membesar.

(wdw/up)
News Feed