Sabtu, 12 Jan 2019 08:03 WIB

Pantesan Lebih Sensi, Riset Buktikan Cowok Lebih Sulit Menahan Rasa Sakit

Roshma WIdiyani - detikHealth
Studi yang membahas kenapa pria lebih sensi daripada wanita. Foto: thinkstock Studi yang membahas kenapa pria lebih sensi daripada wanita. Foto: thinkstock
Jakarta -
Pernah ngerasa cowok lebih sensi dibanding cewek? Kesan tersebut bisa jadi bukan perasaan semata. Dalam riset yang dilansir Daily Mail, cowok atau pria ternyata lebih sulit menahan rasa sakit. Apalagi bila rasa sakit terjadi di bagian tubuh yang sama.
Studi dari McGill University ini dilakukan terhadap tikus, yang berlanjut pada 42 responden pria dan 38 wanita. Hasilnya, responden wanita lebih cuek terhadap pengalaman rasa sakit. Cewek juga cenderung tidak stres bila sakit kembali terjadi di tempat yang sama.
"Kami sangat kaget melihat hasil studi yang dilakukan pada tikus dan manusia ini. Selain lebih peka, pria juga rentan stres karena tak ingin terluka di tempat yang sama," kata pimpinan riset Jeffrey Mogil yang hasil studinya sempat dimuat dalam jurnal Current Biology.
Responden berusia 18-40 tahun yang menjalankan riset dalam dua tahap. Pertama, seluruh responden diminta menilai rasa sakit yang dirasakan di lengan bagian atas. Responden diminta menilai dengan skala 1-100 meski belum mendapat perlakuan apapun.
Setelah itu, responden melakukan aktivitas yang memaksimalkan kerja otot lengan atas. Selama beraktivitas, lengan responden diikat alat pengukur tekanan darah selama 20 menit. Responden kemudian menilai rasa sakit yang dirasakan usai beraktivitas. Hasilnya hanya 7 orang yang menilai rasa sakit kurang dari 50.
Di tahap kedua, responden kembali ke lokasi riset yang sama. Pada tahap ini, responden pria menilai rasa sakit yang dirasakan lebih tinggi daripada wanita. Responden pria juga lebih stres karena khawatir harus melakukan aktivitas yang serupa dengan tahap pertama.
Menurut Mogil, hasil riset ini bisa menjadi dasar pengembangan ilmu kesehatan. Salah satunya penanganan rasa sakit, trauma, atau terapi paliatif pada pasien pria yang bisa dibedakan dengan wanita. Pembedaan perlakuan diharapkan dapat memberi hasil lebih baik.


(up/up)
News Feed