Sabtu, 12 Jan 2019 09:38 WIB

Mau Nikah di DKI Wajib Punya Sertifikat Layak Kawin

Widiya Wiyanti - detikHealth
Sertifikat Layak Kawin yang dikeluarkan salah satu Puskesmas di DKI (Foto: Uyung/detikHealth) Sertifikat Layak Kawin yang dikeluarkan salah satu Puskesmas di DKI (Foto: Uyung/detikHealth)
Topik Hangat Sertifikat Layak Kawin
Jakarta - Setiap calon pengantin, khususnya di DKI Jakarta, diwajibkan menjalani konseling dan tes kesehatan sebelum melakukan pernikahan. Lolos tes, calon pengantin akan mendapat secarik 'Sertifikat Layak Kawin'.

Persyaratan ini tercantum dalam Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Nomor 185 Tahun 2017 Tentang Konseling dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Calon Pengantin. Dilakukan di puskesmas dan menjadi syarat untuk mengurus pengantar menikah dari kelurahan.

Dijelaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Khafifah Any, peraturan ini bertujuan untuk mencegah berbagai masalah kesehatan dan dilaksanakan bekerja sama dengan KUA (Kantor Urusan Agama). Bila ditemukan ada penyakit atau risiko penularan, maka bisa diatasi sejak dini.

"Wajib, sejak Januari 2018," kata Any saat dihubungi detikHealth, Jumat (11/1/2019).



Any mengakui bahwa program ini sangat baik dijalankan karena setiap anak yang dilahirkan bisa menjadi generasi penerus yang sehat dengan berawal dari kedua orang tuanya.

Namun ternyata masih saja ada beberapa masyarakat yang tidak mematuhi peraturan tersebut, Any menyebut kurang sosialisasi adalah salah satu penyebabnya.

"Sekarang gini, tidak semua orang mau disuruh check up rutin kan, padahal udah gratis. Ada yang nggak mau cek karena takut ketahuan sakitnya, kan bisa diobati ya," jelasnya.

Punya pengalaman mengurus 'Sertifikat Layak Kawin'? Ceritakan di kolom komentar ya.

(up/up)
Topik Hangat Sertifikat Layak Kawin
News Feed
Layar Pemilu Terperc
×
Layar Pemilu Terpercaya
Layar Pemilu Terpercaya Selengkapnya