Selasa, 15 Jan 2019 14:22 WIB

Komentar Psikolog Terkait Pemuda Kirim Video Bunuh Diri ke Kekasih

Firdaus Anwar - detikHealth
Wahono disebut polisi mengalami putus cinta. (Foto: Thinkstock) Wahono disebut polisi mengalami putus cinta. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Seorang pemuda asal Pekalongan bernama Wahono (20) ditemukan dalam keadaan lemas tengkurap di dapur rumahnya. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Sragi namun sekitar pukul 18.45 dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan ini adalah kasus bunuh diri. Video aksi Wahono ternyata terekam oleh kamera ponselnya yang kemudian ia kirim untuk seseorang dengan nama kontak "Sayang" sebelum hilang kesadaran.



"Dia merekam sendiri aksinya dari adegan pertama meminum air sabun hingga aksi gantung diri, dan sebelum lemas dia kirim ke kekasihnya," kata Akrom seperti dikutip dari detikcom pada Selasa (15/1/2019).

Apa alasan orang yang bunuh diri mengirim rekaman terakhirnya untuk kekasih? Menurut psikolog ada kemungkinan korban ingin menimbulkan semacam rasa bersalah atau penyesalan.

"Motivasinya bisa untuk mendatangkan perasaan berasalah, menyesal, atau takut," komentar psikolog klinik Veronica Adesla dari Personal Growth pada detikHealth.

Hal ini bisa mendatangkan masalah baru karena ada potensi bagi penerima rekaman jadi ikut terpengaruh kondisi mentalnya. "Video bunuh diri yang dikirim akan terus membayangi dan menghantui orang yang menerima dalan kurun waktu yang lama," pungkas Veronica.

(fds/up)