Minggu, 20 Jan 2019 16:12 WIB

DJSN Dukung Kebijakan Urun Biaya BPJS Kesehatan

Roshma Widiyani - detikHealth
Kartu Indonesia Sehat. Foto: detik Kartu Indonesia Sehat. Foto: detik
Jakarta - Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) memperkirakan, penerapan urun biaya BPJS Kesehatan belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Sedikitnya ada 2 faktor yang mengakibatkan hal tersebut.

"Aturan ini baru menetapkan besaran maksimal, berarti bisa ada jumlah yang kecil dengan kondisi tertentu. Kita juga belum menetapkan jenis pelayanan yang bisa urun biaya dan pelaksanaannya untuk pekerja formal," kata Wakil Ketua Komisi Kebijakan DJSN Ahmad Anshori, pada detikHealth Minggu (20/01/2019).

Penetapan aturan teknis ini perlu kesepakatan antara rumah sakit, pemerintah, dan unsur masyarakat. Peserta Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tetap harus mendapat manfaat maksimal dengan urun biaya.

Anshori mengatakan, secara umum DJSN mendukung pemerintah terkait urun biaya. Aturan membantu masyarakat belajar untuk menjaga kesehatan tidak hanya mengobati penyakit. Tentunya kebijakan harus diiringi pengawasan supaya bisa terlaksana dengan baik.



Belum terlaksananya aturan urun biaya dalam waktu dekat, juga dikatakan Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (P2JK) Kementerian Kesehatan Kalsum Komaryani. Saat ini pihaknya masih mempertimbangkan formula kebijakan yang tepat.

"Kita masih menunggu usulan dari para stakeholders. Usulan inilah yang nanti akan dibahas. Saat ini belum semua usulan masuk," kata Kalsum.

Sebelumnya, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomer 51 Tahun 2018 menetapkan urun biaya pada peserta BPJS Kesehatan. Peserta dikenakan biaya tiap kali kunjungan rawat jalan sebesar Rp 20.000 untuk rumah sakit tipe A dan B, serta C dan D sebesar Rp 10.000.

Besaran urun biaya untuk rawat inap adalah 10 persen dari total tarif dalam Indonesian Case Based Groups (INA CBG's). Tarif dibayar tiap kali rawat inap atau maksimal Rp 30 juta. Urun biaya dikenakan pada layanan yang bisa terjadi penyalahgunaan karena selera atau perilaku peserta.

(wdw/up)
News Feed