Jumat, 25 Jan 2019 19:22 WIB

Bukan Sampah Plastik, Puntung Rokok Jadi Polutan Nomor 1 di Laut

Firdaus Anwar - detikHealth
Burung menggigit puntung rokok. Foto: CNN/Getty Images Burung menggigit puntung rokok. Foto: CNN/Getty Images
Jakarta - Ketika dunia memberikan perhatiannya terhadap sampah plastik yang mencemari laut, sebetulnya ada lagi polutan yang perlu diperhatikan yaitu puntung rokok. Menurut lembaga Truth Initiative puntung rokok menyumbang sekitar 30-40 persen polutan di laut.

Peneliti kebijakan pengendalian tembakau Elizabeth Smith dari University of California San Francisco mengatakan masih banyak orang belum tahu kalau puntung rokok terbuat dari bahan yang tidak ramah lingkungan. Faktanya puntung rokok dibuat dengan selulosa asetat, sejenis plastik yang sulit terurai.


"Kebanyakan perokok berasumsi kalau puntung rokoknya mudah terdaur ulang," kata Elizabeth seperti dikutip dari CNN, Jumat (25/1/2019).

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Tobacco Control melihat kalau puntung rokok beracun bagi kehidupan di laut. Setengah ikan yang ditempatkan di air tercemar puntung rokok terbukti mati dalam waktu empat hari.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) puntung-puntung rokok tersebut berakhir di laut akibat kebiasaan buang sampah sembarangan. Sekitar dua per tiga puntung rokok yang dibuang di pinggir jalan, got, atau sungai akan mengalir mengikut arus air hingga akhirnya berakhir di laut.

Uni Eropa sendiri kini tengah berusaha merumuskan aturan di mana industri tembakau harus ikut bertanggung jawab membersihkan sampah-sampah puntung rokok.

(fds/up)