Minggu, 27 Jan 2019 11:45 WIB

Daripada Keripik Kentang, Pilih Camilan Enak Sekaligus Sehat

Nabila Nufianty Putri - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Keripik kentang merupakan camilan yang digemari banyak orang karena rasanya gurih dan teksturnya renyah. Di balik rasanya yang enak, keripik kentang ternyata tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Medical Advisor Kalbe Nutritionals, dr. Ervina Hasti W, mengungkapkan sebenarnya kentang merupakan salah satu makanan pokok yang bebas lemak, kolesterol, dan rendah kalori. Namun setelah diolah dan ditambah bahan pengawet justru akan merugikan kesehatan.


"Apalagi bila kentang diolah dengan cara deep fry (digoreng), maka berisiko meningkatkan berat badan sehingga membuat risiko obesitas dan resistensi insulin," jelas dr. Ervina kepada detikHealth, Senin (21/1/2019).

Selain itu, penelitian Harvard School of Public Health mengungkapkan keripik kentang mengandung lemak trans yang bisa menghambat aliran darah beroksigen ke jantung.

"Hal ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Untuk itu, selalu membaca label makanan yang tersedia," katanya.

Waspadai juga keripik kentang yang mengandung MSG. Jika dikonsumsi secara berlebih, MSG bisa masuk dalam kategori neurotosin yang memililiki efek jangka panjang merusak otak dan sistem saraf. Bahkan bisa menyebabkan efek excitotoxins yang memicu insulin, penyimpanan lemak, dan rasa ketagihan.

Adapun dosis MSG yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) adala hanya 6 gram per hari. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI membatas asupan MSG sebanyak 5 gram per hari.


"Sebaiknya pilih cemilan yang sehat berupa makanan kaya serat seperti gandum utuh, multigrain, dan buah-buahan. Gandum utuh memiliki banyak manfaat baik bila dikonsumsi sebagai cemilan karena mengandung banyak serat sehingga membantu pencernaan dan membuat kenyang lebih lama," ujar dr. Ervina.

Jika suka ngemil keripik, pilih keripik yang dibuat dari gandum utuh seperti Fitchips. Camilan ini tinggi serat karena mengandung multigrain dan tidak menggunakan MSG sehingga aman dikonsumsi sehari-hari.

(ega/up)
News Feed