Minggu, 27 Jan 2019 19:35 WIB

Antusias Warga Dapatkan Fisioterapi Gratis di CFD Kota Depok

Widiya Wiyanti - detikHealth
Antusiasme warga mendapatkan bantuan dari para fisioterapis di Depok. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth Antusiasme warga mendapatkan bantuan dari para fisioterapis di Depok. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta - Hujan tak menghalangi para fisioterapis yang tergabung dalam Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) cabang kota Depok untuk memberikan pelayanan cuma-cuma alias gratis kepada warga di Car Free Day (CFD) Grand Depok City.

Pelayanan yang termasuk bakti sosial (baksos) ini dimulai sekitar pukul 06.00-09.00 WIB. Wanita dan pria, baik dewasa maupun manula cukup antusias mengantri untuk mendapatkan sedikit sentuhan dari para fisioterapis.

Beny, salah satu fisioterapis yang memeriksa warga yang datang, mengaku kebanyakan dari mereka mengeluhkan nyeri punggung.

"Hipertensi ada, biasanya sakit punggung, nyeri leher," ujarnya kepada detikHealth, Minggu (27/1/2019).

Bukan hanya itu, acara baksos ini pun dimanfaatkan oleh pesepeda yang melintas di sekitar CFD tersebut. Salah satunya Reno (31). Ia mengeluhkan nyeri di sekitar lututnya dan sempat diberi penanganan manual treatment oleh salah seorang fisioterapis.

"Manfaatnya banyak banget, baru tahu kalau buat otot-otot difisioterapi. Semoga rutin lah diadain setiap minggu," tuturnya.


Hujan tak menghalangi para fisioterapis dalam Ikatan Fisioterapi Indonesia caban Depok untuk pelayanan gratis kepada warga di Car Free Day Grand Depok City.Hujan tak menghalangi para fisioterapis dalam Ikatan Fisioterapi Indonesia caban Depok untuk pelayanan gratis kepada warga di Car Free Day Grand Depok City. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth

Ketua IFI cabang Depok, M. Ruslan Nuryanto, S.Ft, M.Fis mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan gebrakan di tahun 2019 demi mendukung masyarakat lebih mengenal apa itu fisioterapi.

"Saya berharap dengan adanya acara ini pertama kita tujuannya mendukung program pemerintah khususnya kota Depok dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Depok," jelas Ruslan.

"Kedua sosialisasi tentang fisioterapi, kami pun berharap masyarakat bisa kenal dekat dengan siapa sih fisioterapi, apa sih perannya yang bisa dilakukan, gangguan-gangguan apa sih yang bisa dirujuk ke fisioterapi," lanjutnya.

Kegiatan ini nantinya akan diadakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Namun Ruslan mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika kegiatan ini dilakukan lebih sering.

"Semuanya tergantung antusiasme masyarakat," tandasnya.

(wdw/ask)
News Feed