Rabu, 30 Jan 2019 19:05 WIB

Kasus DBD Tinggi di Jakarta Selatan, Begini Penjelasan Dinkes DKI

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi DBD. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi DBD. Foto: ilustrasi/thinkstock
Topik Hangat Serangan Nyamuk DBD
Jakarta - Angka demam berdarah juga meningkat dari hari ke hari di wilayah DKI Jakarta. Tercatat sebanyak 329 orang sudah terjangkit DBD per 21 Januari 2019 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Menelusur lebih jauh, Jakarta Selatan menempati daerah dengan jumlah pasien DBD terbanyak dibandingkan negara-negara lainnya. Hal ini disampaikan oleh Inda Mutiara, Kepala Seksi Penyakit Menular Vektor dan Zoonatik Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

"Mengapa Jaksel tinggi? Wilayah Jakarta Selatan wilayahnya luas dan cukup banyak penduduknya, sesuai dengan map barusan, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang memang termasuk tinggi," ujarnya.


Kata Inda sebagai contoh, di Jakarta Barat yang sendiri per kecamatan ada yang jumlahnya sudah mencapai 150 ribu. Oleh sebab itu, membandingkan angka kejadian satu wilayah dengan wilayah lain harus juga memperhatikan angka penduduknya.

"Kalau melihat kasus pertambahan Jakarta Selatan, tertinggi ya di Jagakarsa kerena penduduknya tinggi. Kalau lihat angka kasus kita harus bandingkan dengan angka penduduk di wilayah lain," tambahnya.

Terkait upaya, DKI sudah melakukan beberapa pendekatan untuk pengendalian vektor sudah dilakukan, begitu juga dengan upaya penggiatan jumantik dan implementasi PSN (pemberantasan sarang nyamuk) lainnya yang dinilai cukup efektif.

(ask/up)
Topik Hangat Serangan Nyamuk DBD
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya