Jumat, 01 Feb 2019 09:52 WIB

Cara Manis Cegah Diabetes bagi Milenial yang Doyan Makanan Kekinian

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Di zaman yang serba kekinian, kaum milenial semakin banyak mengeksplorasi beragam makanan hits yang kerap membuat milenial kalap, seperti donat, pisang nugget, cake, hingga minuman manis seperti Thai Tea. Namun di balik rasanya yang enak, ada ancaman diabetes yang dipicu oleh asupan gula berlebih dalam tubuh.

Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W mengatakan ada banyak sekali makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko diabetes, di antaranya adalah makanan dan minuman manis, tinggi gula, dan berkalori tinggi.

"Makanan yang dapat menyebabkan diabetes mengandung lemak jenuh dan trans seperti pada daging olahan, makanan yang digoreng atau dipanggang, daging berlemak, mentega. Makanan tersebut tidak sehat bagi tubuh dan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah sehingga meningkatkan risiko diabetes," ujar dr. Ervina kepada detikHealth, Jumat (1/2/2019).



Bukan hanya berlaku bagi mereka yang belum terkena diabetes, hal ini juga tentunya perlu diperhatikan oleh milenial dengan riwayat keturunan atau bahkan sudah terdiagnosis diabetes. Untuk itu, dr. Ervina menyarankan untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat.

Misalnya, pilih makanan sehat, hindari gula atau karbohidrat sederhana. Sebagai gantinya, pilih jenis karbohidrat kompleks yang mengandung serat seperti nasi merah atau roti dari gandum utuh. Tak lupa, ia juga menyarankan untuk selalu memperhatikan label pada kemasan produk sebelum mengonsumsinya.


Namun jika ingin mencoba makan atau minum manis, lanjut dr. Ervina, cukup pada momen tertentu saja dengan porsi yang tidak banyak. Ia juga menyarankan untuk mengganti gula dengan pemanis rendah kalori agar bisa tetap menikmati rasa manis tapi kadar gula darah dan kalori tetap terjaga.

"Apabila ingin makan atau minum manis, boleh tapi batasi hanya di momen khusus saja dan cukup seporsi kecil. Bisa juga mengganti dengan pemanis rendah kalori yang akan memberikan sensasi manis namun tidak terlalu terserap oleh tubuh sehingga kadar gula darah dan kalori tetap terjaga," sambung dr. Ervina.

Salah satu pemanis rendah kalori yang bisa dipilih adalah Nulife Sweetener sebagai pemanis untuk gaya hidup yang lebih sehat. Nulife Sweetener aman dikonsumsi dengan kandungan sukralosa. Pemanis rendah kalori ini pun tidak meningkatkan gula darah, tidak diserap tubuh, serta tahan panas. (mul/mpr)
News Feed