Rabu, 13 Feb 2019 12:44 WIB

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Kenali Jenis-jenisnya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
SBY sebut Ani Yudhoyono mengidap kanker darah. Foto: (@aniyudhoyono/Instagram) SBY sebut Ani Yudhoyono mengidap kanker darah. Foto: (@aniyudhoyono/Instagram)
Jakarta - Ani Yudhoyono, istri presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut mengidap sakit kanker darah dan sedang menjalani pengobatan di Singapura sejak 2 Februari lalu. Kabar ini ia ungkap melalui video dari Singapura.

"Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National Universtiy Hospital Singapura," kata SBY, dikutip dari detikNews, Rabu (13/2/2019).


Menurut Himpunan Hematologi Amerika Serikat, kanker darah biasanya dimulai dari tulang sumsum di mana darah diproduksi, yang nantinya akan mempengaruhi produksi dan fungsi dari sel-sel darah.

Dalam kebanyakan kanker darah, proses perkembangan sel darah normal terganggung dengan adanya pertumbuhan yang tak terkendali dari sel darah abnormal. Sel-sel abnormal atau kanker ini mencegah darah melakukan sebagian besar fungsinya, seperti melawan infeksi atau mencegah pendarahan serius.

Kanker darah memiliki tiga tipe utama, yakni:

1. Leukemia

Merupakan tipe kanker darah yang paling banyak dikenal. Kanker terbentuk di jaringan sumsum tulang pembentuk darah dan memengaruhi sel darah putih. Leukemia lebih sering ditemukan pada anak-anak di bawah usia 15 tahun, sedangkan sebagian lainnya lebih sering ditemukan pada orang dewasa di atas usia 55 tahun.

Kanker ini ditandai dengan produksi sel darah putih abnormal yang sangat cepat dan banyak sehingga tak mampu untuk melawan infeksi serta merusak kemampuan tulang sumsum untuk memproduksi sel darah merah dan keping darah.

Leukemia akut berkembang sangat cepat, dan biasanya semakin memburuk dalam waktu singkat. Sebaliknya, leukemia kronis berkembang lebih lambat hingga bertahun-tahun. Ada empat tipe leukemia, acute myeloid leukemia (AML), chronic myeloid leukemia (CML), acute lymphocytic leukemia (ALL) dan chronic lymphocytic leukemia (CLL).

Leukemia jadi kanker darah yang lebih banyak dikenal.Leukemia jadi kanker darah yang lebih banyak dikenal. Foto: ilustrasi/thinkstock


2. Limfoma

Kanker limfoma terjadi berawal dari sel-sel limfosit atau darah putih di kelenjar getah bening (limfoma). Biasanya ditandai dengan gejala pembengkakan pada kelenjar getah bening dan seiring waktu bisa merusak sistem imun tubuh.

Kemudian diikuti dengan bagian-bagian tubuh yang kerap dilaporkan muncul benjolan atau pembengkakan akibat kanker kelenjar getah bening antara lain leher, ketiak, dan pangkal paha. Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, dari RS Cipto Mangunkusumo menjelaskan benjolan yang jadi tanda kanker punya ciri tidak sakit dan semakin besar.

Penyakit kanker limfoma punya dua tipe. Satu tipe limfoma Hodgkin dan tipe lainnya limfoma non-Hodgkin. Apa yang membedakan keduanya ada pada kehadiran limfosit abnormal bernama sel Reed-Sternberg, yang merupakan sel limfosit B yang bermutasi yang sangat besar menurut standar seluler yakni hingga lima kali lebih besar daripada limfosit normal.

Pembengkakan di kelenjar getah bening jadi gejala utama kanker limfoma.Pembengkakan di kelenjar getah bening jadi gejala utama kanker limfoma. Foto: ilustrasi/thinkstock



3. Myeloma

Kanker myeloma adalah kanker yang menyerang jaringan pembentuk plasma darah di sumsum tulang. Kanker myeloma mengganggu produksi antibodi sehingga sistem kekebalan tubuh penderitanya akan berkurang membuat ia rentan terhadap infeksi.

Biasanya kanker myeloma terjadi di beberapa tempat dalam tubuh.

Ilustrasi kanker darah.Ilustrasi kanker darah. Foto: thinkstock




Tonton video saat SBY Ungkap Ibu Ani Idap Kanker Darah:

[Gambas:Video 20detik]



 Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Kenali Jenis-jenisnya
(frp/up)