Rabu, 13 Feb 2019 16:07 WIB

Berbagai Faktor Risiko Kanker Darah, Penyakit yang Diidap Ani Yudhoyono

Firdaus Anwar - detikHealth
Ani Yudhoyono ditemani keluarga dan elit partai Demokrat selama menjalani pengobatan kanker darah. (Foto: Dok. Instagram Annisa Pohan) Ani Yudhoyono ditemani keluarga dan elit partai Demokrat selama menjalani pengobatan kanker darah. (Foto: Dok. Instagram Annisa Pohan)
Jakarta - Kanker darah ternyata jadi penyakit yang membuat istri presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, beberapa hari ini terbaring di rumah sakit Singapura. Dalam konferensi pers SBY menjelaskan bahwa Ani Yudhoyono dirawat sejak 2 Februari 2019.

"Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," ujar SBY.

Kanker darah sendiri adalah sebutan umum untuk kelompok kanker yang menyerang jaringan pembentuk darah. Secara umum kanker darah bisa dibagi jadi tiga yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma.

Faktor risiko kemunculan kanker darah bisa karena beberapa hal seperti dikutip dari berbagai sumber berikut:


1. Riwayat keluarga

Penyakit kanker darah bukan merupakan penyakit yang diturunkan. Namun demikian Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, dari RS Cipto Mangunkusumo pernah mengatakan kalau kasus kanker darah ini bisa lebih berisiko pada mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker.

Faktor genetik dan lingkungan tampaknya memegang peran yang cukup besar.

2. Rokok

Leukemia akut (acute myeloid leukaemia) bisa disebabkan oleh zat bernama benzene di dalam rokok, menurut situs Cancer Research UK. Risikonya meningkat seiring dengan makin banyaknya rokok yang kamu hisap setiap harinya dan seberapa lama kamu merokok.

Merokok adalah satu-satunya faktor risiko terkait gaya hidup dari leukemia akut yang terbukti. Hanya sedikit yang mengetahui bahwa merokok juga dapat berdampak pada sel-sel tubuh yang tidak berkontak langsung dengan asap rokok, akan tetapi zat-zat penyebab kanker pada asap rokok diserap oleh paru-paru dan disebarkan melalui aliran darah ke beberapa bagian tubuh.

SBY setia menimani Ibu Ani selama dirawat di Singapura karena kanker darah.SBY setia menimani Ibu Ani selama dirawat di Singapura karena kanker darah. (Foto: Instagram/@agusyudhoyono)


3. Radiasi

dr Andhika mengatakan kalau radiasi bisa juga jadi faktor risiko untuk penyakit kanker darah. Orang-orang bisa terpapar radiasi berbahaya dalam kasus kejadian bencana nuklir atau yang lebih umum saat menjalani terapi untuk kanker lain.

Namun demikian dr Andhika menegaskan kalau teknologi radiasi kini semakin canggih sehingga kemungkinan tersebut bisa diminimalkan dengan kompetensi ahli.

4. Obesitas

Menurut dr Andhika kanker darah seperti limfoma lebih mungkin dialami oleh seseorang yang memiliki berat badan berlebih alias obesitas. Terlebih jika pola makan orang tersebut tak sehat, misalnya terlalu sering mengonsumsi gorengan atau daging merah.



Simak Juga 'Mengenal Lebih Dalam Kanker Darah yang Diderita Ani Yudhoyono':

[Gambas:Video 20detik]


Berbagai Faktor Risiko Kanker Darah, Penyakit yang Diidap Ani Yudhoyono
(fds/up)
News Feed