Kamis, 14 Feb 2019 15:27 WIB

Soal Caleg Bunuh Diri, Psikolog Singgung Tes Kompetensi Mental

Rosmha Widiyani - detikHealth
Psikolog singgung pentingnya kesehatan mental (Foto: Pradita Utama) Psikolog singgung pentingnya kesehatan mental (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Seorang calon legislatif (caleg) asal Sumatera Barat tewas bunuh diri akibat kekurangan biaya untuk pencalonannya. Menanggapi kasus ini ahli psikologi Kasandra Putranto menyinggung pentingnya tes kompetensi mental, yang berbeda dengan tes kejiwaan. Tes ini serupa dengan asesmen psikologi bagi caleg.

"Tes kompetensi mental, emosional, sosial, dan kerja ini penting bagi para caleg. Salah satu fungsi tes adalah mengetahui kemampuan caleg dalam menahan beban kerja dan emosional," kata Kasandra pada detikHealth, Kamis (14/02/2019).



Para psikolog nantinya membantu caleg menjalankan tes tersebut. Tes ini tidak hanya memastikan caleg mampu menghadapi beban emosional dengan berbagai latar belakang selama pencalonan, setelah terpilih, hingga nanti purna tugas sebagai wakil rakyat. Tapi juga menjalankan tugasnya dalam bidang legislasi, penganggaran, dan pengawasan dengan baik.

Manfaat lain tes adalah mengetahui motivasi caleg, apakah semata kepentingan masyarakat atau hanya untuk diri sendiri dan kelompoknya. Hal inilah yang membedakan dengan tes kejiwaan, yang dilakukan dokter ahli kesehatan jiwa atau psikiater untuk memeriksa indikasi gangguan kejiwaan pada caleg. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mewajibkan caleg lulus tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas narkoba terlebih dulu.

"Nggak semua masalah mental emosional mencapai masalah kejiwaan. Nantinya syarat yang sudah ada diperdalam menjadi tes kesehatan fisik, mental, dan kualitas kompetensi. Dengan tes ini masyarakat tidak perlu khawatir saat memilih seorang caleg karena telah yakin atas profil dan kemampuan seorang wakil rakyat," kata Kasandra.

Dikutip dari detikNews, caleg atas nama Shanie Fiercelly tersebut mengalami depresi akibat persoalan keuangan dan keluarga. Sejak menjadi caleg, korban sering terlibat pertengkaran dengan suaminya.

(up/up)
News Feed