Jumat, 22 Feb 2019 09:07 WIB

Saat Salon Gigi Bikin 'Gerah' Dokter Gigi karena Tawarkan Veneer Abal-abal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Perawatan gigi tak boleh dilakukan sembarangan (Foto: iStock) Perawatan gigi tak boleh dilakukan sembarangan (Foto: iStock)
Topik Hangat Tren Veneer Abal-abal
Jakarta - Banyaknya akun jasa tukang gigi yang 'seliweran' di berbagai media sosial mulai dari Facebook hingga Instagram menyita perhatian perhimpunan dokter gigi.

Beberapa dokter gigi yang merasa resah karenanya lalu membuat akun @korbantukanggigi untuk memberi edukasi dan menindak lanjuti berbagai kasus malpraktik yang dilakukan oleh jasa tukang gigi tersebut.

Menurut penuturan dari drg Rifqie Al Haris, salah satu admin, perhimpunan dokter gigi sering memberi informasi tentang kasus yang ada di postingan tersebut.

"Kebanyakan dari dokter ngasi info, dari masyarakat juga kalau ada yang tau (tempat praktik). Korban pun ada, hanya saja jarang," tuturnya saat dihubungi detikHealth, Selasa (19/2/2019).



Untuk mengurangi angka kejadian malpraktik, nggak jarang akun @korbantukanggigi memberikan informasi secara terang-terangan tentang jasa tukang gigi serta bahaya yang akan ditimbulkan pada akun mereka.

"Kalau sudah begitu, biasanya langsung hapus akun atau ganti username. Ada juga minta maaf cuman nggak jarang juga ada yang ngeyel," imbuhnya.

drg Rifqie mengharapkan dengan adanya hal ini, Dinas Kesehatan di berbagai daerah bisa dengan sigap menyikapi kasus dari para korban tukang gigi. Sebab, akun @korbantukanggigi tidak bisa berbuat lebih jauh karena ranah mereka tidak sampai disitu.

"Peran dinkes memberi pengawasan dan pembinaan. Beberapa dinkes memang aktif, tapi ada juga yang belum," tandasnya.




Simak juga video 'Awas Bau Mulut Mengganggu!':

[Gambas:Video 20detik]


Saat Salon Gigi Bikin 'Gerah' Dokter Gigi karena Tawarkan Veneer Abal-abal
(kna/up)
Topik Hangat Tren Veneer Abal-abal