Jumat, 01 Mar 2019 19:11 WIB

Golden Periode, Stroke Bisa Sembuh Asal Tertangani Kurang dari 4,5 Jam

Rosmha Widiyani - detikHealth
Serangan stroke memiliki golden periode 4,5 jam (Foto: iStock) Serangan stroke memiliki golden periode 4,5 jam (Foto: iStock)
Jakarta - Serangan stroke ternyata bisa sembuh, hingga pasien bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Namun hal ini bergantung pada beberapa kondisi terkait pelayanan yang cepat dan tepat pada pasien.

"Pendapat stroke nggak bisa sembuh harus diluruskan. Secara umum 1/3 pasien stroke bisa kembali pulih tanpa cacat, 1/3 lainnya sembuh dengan cacat, dan sisanya tidak tertangani misal meninggal. Peluang ini ada asal pasien bisa segera mendapat terapi sesuai kebutuhannya," kata Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) dr Musyid Bustami SpS (K), KIC, MARS pada detikHealth, Jumat (01/03/2019).



Sekitar 80 persen serangan stroke diakibatkan adanya sumbatan (iskemik), sedangkan sisanya karena pendarahan (hemoragik). Menurut Musyid, pasien stroke berpeluang lebih besar untuk sembuh bila penanganannya tidak lebih dari 4,5 jam. Periode mulai dari serangan pertama hingga mendapat penanganan inilah yang disebut golden periode.

Penanganan stroke sendiri sebetulnya tidak perlu teknologi yang terlalu canggih. Musyid menjelaskan beberapa sarana yang diperlukan adalah CT Scan untuk mengetahui penyebab stroke, obat untuk pasien misal penghancur sumbatan dalam pembuluh darah, serta dokter ahli saraf dan kompetensi pendukung lainnya. Musyid yakin seluruh rumah sakit di Indonesia, terutama tipe A dan B, bisa menerapkannya.

"Rumah sakit tersebut umumnya punya neurolog dan CT Scan jadi bisa membentuk unit penangana stroke. Dengan unit ini, masyarakat tak perlu mengakses rumah sakit tipe A sehingga golden periode bisa terpenuhi," kata Musyid.

(up/up)
News Feed