Rabu, 06 Mar 2019 15:00 WIB

Rahasia Lansia Terkaya Sedunia, Kendalikan Emosi demi Kesehatan Jiwa

Rosmha Widiyani - detikHealth
Teo Siong Seng (kiri) dan Chang Yun Chung (kanan) pendiri Pacific International Lines/PIL.Foto: CNBC/Pacific International Lines Teo Siong Seng (kiri) dan Chang Yun Chung (kanan) pendiri Pacific International Lines/PIL.Foto: CNBC/Pacific International Lines
Jakarta - Forbes menempatkan Chang Yun Chung yang usianya 100 tahun sebagai salah satu orang terkaya di dunia paling tua. Chang yang mendirikan Pacific International Lines (PIL) ini memiliki kekayaan US$ 2,2 miliar atau setara Rp 30,8 triliun (kurs Rp 14.000). Dia menempati urutan ke 1.116 daftar orang orang terkaya di dunia dan urutan ke 15 dalam daftar 50 orang terkaya di Singapura.

Dikutip dari CNBC, keseimbangan mental jadi kunci Chang menjaga kesehatan emosi dan kesuksesan bisnisnya. Chang mengaku sedapat mungkin mengendalikan emosi supaya tidak lekas naik turun. Tips lainnya adalah selalu aktif dengan mencatat kegiatan setiap hari, meski Chang telah menyerahkan kepemimpinan perusahaan pada anaknya Teo Siong Seng.


"Saya tidak pernah kehilangan kesabaran. Satu kali kehilangan kesabaran, maka kamu tidak akan bisa mengendalikan diri. Saya tidak bisa kehabisan sabar. Saya juga mencatat semua kegiatan saya setiap hari dalam diary. Sampai saat ini semua departemen di kantor selalu datang untuk membahas seputar perusahaan," kata Chang.

Sebagai chairman emeritus, Chang masih aktif dan datang ke kantor pusat PIL setiap hari di Singapura. Chang bersama Teo selalu memeriksa kinerja dan operasional tiap bagian di perusahaan. Chang memandu Teo memanage PIL yang kini menjadi 20 besar perusahaan logistik di dunia.

"Ini sudah jadi kebiasaan saya. Diam di rumah justru membuat saya bosan," kata Chang

(fds/fds)