Kamis, 07 Mar 2019 13:30 WIB

Akibat Sinar Ponsel, Wanita Ini Punya 500 Lubang di Kornea Matanya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menggunakan ponsel dengan cahaya yang maksimal bisa merusak mata. (Foto: thinkstock) Menggunakan ponsel dengan cahaya yang maksimal bisa merusak mata. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Penggunaan ponsel memang tidak bisa lepas dari kegiatan sehari-hari. Mulai dari berbincang bersama rekan sampai kerjaan pun sebagian besar dilakukan oleh ponsel. Padahal, penggunaan yang berlebihan pun bisa mengganggu kesehatan.

dr Justin Bazan, penasehat kesehatan medis di The Vision Council mengatakan dengan adanya peningkatan teknologi, banyak orang yang mengalami ketidaknyamanan fisik setelah menatap layar selama dua jam.

"Tapi yang sebenarnya adalah, kita seringkali menggunakan ponsel setiap hari bahkan saat malam tanpa memikirkan kondisi mata kita," ujarnya dikutip dari Asiaone.

Beberapa orang cenderung menganggap remeh soal penglihatan hingga lupa bahwa ponsel memancarkan cahaya yang menyilaukan sehingga merusak mata, terutama jika terpapar lebih dari dua jam.



Chen, wanita berusia 25 tahun dari Taiwan Selatan mengalami kejadian mengerikan setelah menggunakan ponselnya pada tingkat kecerahan maksimal selama dua tahun.

Chen mengatakan mulai merasa nyeri di sekitar matanya dan kemudian menjadi memerah. Karena sakitnya tak kunjung reda, ia kemudian pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri.

Saat itu, dokter menemukan lebih dari 500 lubang pada kornea matanya. Dokter yang menanganinya mengatakan mata Chen terpapar lebih dari 600 lumen setiap hari dalam 2 tahun ketika mata hanya membutuhkan sekitar 300 lumen per hari.

Chen mengaku bahwa ia ingin melihat ponselnya dengan jelas bahkan ketika di luar ruangan sehingga ia selalu meningkatkan tingkat cahaya sampai terbiasa.

Oleh karena itu, para dokter menyaraknkan untuk selalu mengatur tingkat cahaya ponsel dan tidak mematikan lampu kamar ketika menggunakan ponsel di malam hari.

(kna/up)
News Feed