Jumat, 15 Mar 2019 11:04 WIB

Bikin RS Mewah di Turki, Presiden Erdogan Tuai Kritik

Firdaus Anwar - detikHealth
PresidenTurki Erdogan dikritik karena rumah sakit mewah yang dibuatnya. Foto: DW (News) PresidenTurki Erdogan dikritik karena rumah sakit mewah yang dibuatnya. Foto: DW (News)
Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baru saja meresmikan salah satu rumah sakit (RS) terbesar di dunia. Terletak di Ibu Kota Turki Ankara, RS tersebut dilengkapi 3.810 tempat tidur pasien dan dideskripsikan memiliki luas sekitar 100 lapangan sepak bola.

RS Ankara City disebut jadi pencapaian Erdogan yang paling baru selama 16 tahun berkuasa. Namun banyak yang mengkritik pembangunan tersebut karena dianggap pemborosan dan berpotensi menimbulkan masalah logistik.


Dikutip dari Reuters, beberapa rumah sakit di sekitar ibu kota terpaksa tutup karena staf dan peralatannya dialihkan ke RS Ankara City. Selain itu petugas medis juga khawatir karena besarnya RS akan sulit mengendalikan infeksi dan memberikan pelayanan.

Asosiasi Medis Turki (TTB) mengaku sudah menyurati Kementerian Kesehatan Turki soal masalah ini namun belum mendapatkan respons.

"Telah dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan di seluruh dunia bahwa rumah sakit pusat tidak efektif biaya dan berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat," kata Ketua TTB Sinan Adiyaman seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/3/2019).

Erdogan sendiri menganggap mereka yang mengkritik pembangunan RS adalah orang-orang yang memang tidak menyukai proyek pemerintahannya.

"Mereka menentang pembangunan jembatan, jalan tol, terowongan, bandara, kereta cepat, rumah sakit, dan sekolah. Tapi mereka sendiri yang paling sering menggunakan fasilitas ini," kata Erdogan saat meresmikan RS.

(fds/ask)
News Feed