Rabu, 20 Mar 2019 11:06 WIB

Raffi Ahmad Hijrah, Ini Kemungkinan Seseorang Merasa 'Kosong'

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Raffi Ahmad (Foto: Noel/detikFoto) Raffi Ahmad (Foto: Noel/detikFoto)
Jakarta - Kabar Raffi Ahmad hijrah membuat banyak orang terkesima. Hal ini diceritakan oleh Raffi secara gamblang melalui video di channel YouTube Husein Nasimov dengan judul 'Raffi Ahmad Hijrah Karena Masalah Keluarga?'.

"Saya memang sudah proses dari waktu itu, apa yang kurang dari diri saya, setiap tahun introspeksi diri dan juga kita selalu kaya misal 'alhamdulillah kita udah dikasih duniawi, komplit semua tapi kenapa sholat sering tertinggal'."

"Ibaratnya telat syuting kita takut, tapi kalo telat sholat kok nggak takut, itu hal yang paling utama sih, saya punya banyak tapi kok hati saya masih kosong terus ya harusnya saya lebih deket sama Allah," tutur Raffi. Masya Allah!



Perasaan hampa atau kosong pernah dialami oleh banyak orang dan dalam hal yang berbeda. Misalnya kamu kehilangan sesuatu yang berharga, atau ditinggal oleh orang terkasih, ini semua bisa menjadi pemicunya, kata Kaitlyn Slight, Terapis Pernikahan dan Keluarga, dikutip dari Psych Central.

Atau bisa juga karena kamu secara perlahan mengabaikan diri sendiri sehingga tidak mendengarkan harapan dan keinginan diri sendiri.

"Kamu mungkin mengabaikan diri sendiri tanpa sengaja dan disadari karena kamu mengharapakan kesempurnaan dan penerimaan orang lain," jelasnya.

Kamu bisa saja kelewat fokus pada pekerjaan sehingga lupa mengurus diri. Ini mungkin banget terjadi, apalagi kalau kamu orangnya pekerja keras. Akhirnya, timbul rasa cemas, depresi, perasaan bersalah dan mungkin rasa malu.

Tapi efek dari hal tersebut bisa jadi bermacam-macam dan beda antara satu dengan lainnya, ada yang merasa pekerjaannya tidak memuaskan, mereka tidak berhasil, atau bahkan merasa apapun yang dilakukan tidak memuaskan. Ada juga klien lain yang diliputi depresi justru melaporkan perasaan hampa.

Cara paling utama adalah dengan mengenali sumber perasaan hampa ini. Kamulah orang yang paling mengenal dirimu. Bantuan dari segi spiritual juga dapat kamu tempuh untuk kembali merasakan kenyamanan. Jika memang dibutuhkan, tak usah segan mencari bantuan dari psikolog jika kamu merasa tidak bisa mengatasinya sendirian.

Tetap semangat menjalani hidup, teman.

(ask/up)