Senin, 01 Apr 2019 08:02 WIB

Heboh Poliandri Ayu, Punya Pasangan Seks Lebih dari Satu Pengaruhi Kesuburan?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Skandal poliandri Ayu. Foto: (DOK IST) Skandal poliandri Ayu. Foto: (DOK IST)
Jakarta - Perempuan bernama Ayu didakwa menipu suaminya. Tak hanya morotin Rp 1,4 miliar, ternyata Ayu selama ini berpoliandri. Hal ini pun membuat suami kedua Ayu, I Gede Arya Sudarsana, kecewa berat karena merasa dibohongi.

"Ayu ngaku umur 30 tahun, nggak nikah. Katanya dia dapat pacaran terus setelah sudah didapetin dia ditinggal katanya. Terus frustasi, terus fokus sekolah dulu, karir dulu, kan kalau dokter banyak umur yang belum nikah," katanya via telepon kepada detikcom, Jumat silam (29/3/2019).


Terlepas dari kasus Ayu, tersebar kabar bahwa memiliki pasangan seks lebih sari satu bisa mempengaruhi kesuburan seseorang. Tapi apakah benar seperti itu?

Menurut Parents, risiko utama orang dengan banyak pasangan seks berada pada risiko tertinggi untuk penyakit menular seksual (PMS) atau infeksi seksual menular (IMS). Jika kamu memang memiliki PMS, penting untuk mencari pengobatan sesegera mungkin untuk menghindari efek berbahaya pada organ reproduksi dan kesuburan, meskipun jumlah bukanlah penyebab langsung dari masalah kesuburan.

"Jumlah saja tidak akan mempengaruhi kesuburan," jawab Dr Amy Peters dari Saddleback Medical Center di Laguna Hills, California mengatakan pada Romper.

"IMS yang diketahui berpotensi berdampak kesuburan adalah mereka yang bertanggung jawab atas penyakit radang panggul (PID): gonore dan klamidia. Chlamydia sangat umum dan sering tidak memiliki gejala - pada kenyataannya, karena 70 persen wanita dengan klamidia tidak memiliki gejala, mereka tidak mencari pengobatan. IMS dapat menyebabkan kehamilan ektopik, jaringan parut tuba, dan masalah reproduksi tambahan, serta infertilitas jika tidak diobati, "jelas Peters.

Untuk mengurangi risiko IMS dan menjaga agar infeksi tidak menyebar, penting untuk mencari pertolongan medis dan memastikan pasangan yang terinfeksi untuk menjalani pengobatan. Pemeriksaan rutin juga harus di lakukan bagi orang yang berisiko tinggi.




Tonton juga video Suami Ngamuk Pergoki Istri Indehoi dengan Pria Lain di Kamar Mandi:

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)
News Feed