Sabtu, 06 Apr 2019 09:10 WIB

Galau Pilih Nomor 1 Atau 2 Saat Pilpres 2019, Bisakah Picu Stres?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Perdebatan antara pendukung calon presiden yang berlebihan bisa memicu stres. (Foto: Thinkstock) Perdebatan antara pendukung calon presiden yang berlebihan bisa memicu stres. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Pesta rakyat yang akan digelar beberapa hari lagi membuat kebingungan bagi sebagian masyarakat Indonesia, terutama yang masih galau pilih pasangan calon (paslon) presiden nomor 01 dan 02. Bisakah kegalauan itu memicu stres?

Pakar kesehatan jiwa sekaligus staf pengajar Departemen Psikiatri FK UKRIDA, dr Andri, SpKJ, FACLP mengatakan bahwa stres yang terpicu tepatnya bukan karena kegalauan dalam memilih.

"Nggak juga lah, kalau misalnya memicu stres sih mungkin lebih sekarang lihat banyaknya perdebatan," ujarnya kepada detikHealth.


Orang bisa mengalami stres karena adanya perdebatan antara pendukung paslon 01 dan paslon 02 dengan memunculkan komentar-komentar pedas yang saling mengungguli.

"Bukan mereka berdua tapi lebih kepada konstituennya, kemudian pendukung-pendukungnya, istilahnya buzzer-buzzer di media sosial yang bikin ramai kan sebenarnya, itu yang biasanya saling komentar," lanjut dr Andri.

Kegalauan memilih presiden dan wakil presiden bisa diatasi dengan melihat hal-hal lucu dari media sosial (medsos). Misalnya meme-meme seputar pemilu 2019, yang bisa menghibur di kala kegalauan melanda.

(wdw/fds)