Rabu, 10 Apr 2019 13:57 WIB

Boomerang di Kantor Polisi, Tandanya Pelaku Pengeroyokan Tak Merasa Bersalah?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi bullying. Foto: iStock Ilustrasi bullying. Foto: iStock
Jakarta - #JusticeforAudrey menggema di media sosial dan menjadi trending topic dunia. Bagaimana tidak, pelaku pengeroyokan siswi SMP di Pontianak membuat netizen geram.

Beredar pula video boomerang tiga pelaku di kantor polisi saat menjalani pemeriksaan. Netizen pun lagi-lagi merasa tidak sepantasnya para pelaku itu melakukan hal demikian.

Psikolog Klinis, Ciputra Medical Center, Christina Tedja, M.Psi pun mengatakan bisa jadi para pelaku tidak merasa bersalah dengan apa yang sudah mereka lakukan pada korban.



"Kemungkinan yang terjadi banyak, kemungkinan mereka merasa tidak bersalah," ujarnya kepada detikHealth, Rabu (10/4/2019).

Selain itu, kemungkinan para pelaku juga tidak merasa adanya penyesalan jika dilihat dari video boomerang yang beredar.

Video: KPAI Pertanyakan Rasa Empati Pelaku Kekerasan di Pontianak

[Gambas:Video 20detik]



"Harusnya kalau ada penyesalan mereka fokus dengan pemeriksaan," tambah wanita yang akrab disapa Tina itu.

Polisi pun mengusut kasus pengeroyokan tersebut dan sejauh ini sudah ada tiga orang yang dipolisikan. Berdasarkan laporan polisi yang diterima pihaknya, penganiayaan terjadi pada 29 Maret 2019.

"Ada tiga orang yang dilaporkan oleh korban," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Dony.

(wdw/up)
News Feed