Minggu, 14 Apr 2019 08:02 WIB

Akhir Pekan Liburan ke Gunung? Hati-hati, Ini Pesan Dokter Jantung

Widiya Wiyanti - detikHealth
Suhu ekstrem saat berada di pegunungan bisa memicu masalah kardiovaskular bagi yang memang punya faktor risiko (Foto: Thinkstock) Suhu ekstrem saat berada di pegunungan bisa memicu masalah kardiovaskular bagi yang memang punya faktor risiko (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Liburan adalah momen yang ditunggu kebanyakan orang. Terkadang memilih tempat liburan tergantung pada tempat wisata apa saja yang ada di sana. Namun ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu tempat liburan yang bisa menimbulkan penyakit, salah satunya serangan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi RS Pondok Indah, dr Sari Sri Mumpuni, SpJP(K), FIHA mengatakan serangan jantung bisa muncul karena suhu yang ekstrem, misal di tempat yang suhunya sangat panas maupun yang sangat dingin.

"Ekstrem yang panas bisa mengakibatkan beberapa orang jadi dehidrasi, darahnya lebih kental, kemudian ada gangguan elektrolit, maka bisa tidak menguntungkan pada pasien dengan kelainan jantung, jadinya gangguan debaran jantung," ujarnya saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat.



Cuaca panas yang ekstrem bisa menyebabkan pembuluh darah melebar sehingga pada pasien hipertensi khususnya bisa mengakibatkan syok.

Sementara pada cuaca dingin yang ekstrem, pembuluh darah akan sebaliknya menciut yang pada waktu tertentu dapat meningkatkan tekanan darah. Maka dari itu, orang dengan tekanan darah tinggi tidak dianjurkan untuk naik ke tempat dengan ketinggian lebih dari 4.000 mdpL.

"Setiap ketinggian meningkat akan mengakibatkan naik lagi tekanan darahnya. Bisa serangan jantung koroner," tegas dr Sari.




Tonton juga video Kampanyekan Kesehatan Jantung Lewat Fashion Show:

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)
News Feed