Selasa, 16 Apr 2019 07:34 WIB

Konsumsi Daun Okra Diklaim Sebabkan Fenomena Banyak Anak Kembar di Kota Ini

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumlah kelahiran anak kembar di kota ini mencengangkan (Foto: Reuters) Jumlah kelahiran anak kembar di kota ini mencengangkan (Foto: Reuters)
Jakarta - Di lapangan berdebu sebuah sekolah di kota Igbo Ora, Nigeria, beberapa anak-anak yang bermain di sana menunjukkan wajah identik. Pemandangan seperti ini bisa ditemukan di hampir semua sudut kota yang memiliki spanduk 'ibu kota kembar dunia'.

Kelahiran kembar memang umum di antara grup etnis Yoruba yang mendominasi kota Igbo Ora. Studi pada tahun 1970 oleh dokter Inggris menyebut ada 50 kelahiran anak kembar dari 1.000 kelahiran, salah satu yang tertinggi di dunia.

Saking biasanya anak kembar sudah menjadi tradisi diberi nama Taiwo atau Kehinde tergantung dari urutan kelahiran. Jadi menarik ketika masyarakat mengaitkan fenomena kembar ini dengan kebiasaan mereka mengonsumsi sayuran daun okra (Abelmoschus esculentus).

"Ada banyak kembaran karena kita banyak makan daun okra," ungkap salah satu anak kembar, Kehinde Oyedepo (15), dikutip dari Reuters pada Senin (15/4/2019).

"Karena saya banyak makan daun okra, saya sampai melahirkan delapan pasang anak kembar," tambah seorang ibu penjual daun okra, Oyenike Bamimore.



Banyak anak kembar di kota ini.Banyak anak kembar di kota ini. Foto: Reuters


Teori populer lain di masyarakat juga menyebut kebiasaan mengonsumsi amala, makanan tradisional yang dibuat dari ubi dan tepung singkong. Disebutkan kalau ubi mendorong produksi gonadotropin, senyawa kimia yang menstimulasi produksi telur.

Namun demikian menurut ahli kandungan Ekujumi Olarenwaju kemungkinan fenomena tingginya lahir kembar ini bukan karena asupan makanan.

"Secara ilmiah tidak ada yang bisa bilang makanan alasannya. Salah satu alasan yang masuk akal adalah aspek keturunan karena mungkin praktik pernikahan antara kerabat sehingga gennya terkumpul dan terkonsentrasi di lingkungan itu," kata Ekujumi.


Konsumsi Daun Okra Diklaim Sebabkan Fenomena Banyak Anak Kembar di Kota Ini
(fds/up)