Selasa, 16 Apr 2019 13:13 WIB

Polusi Udara di DKI Jadi Sorotan, Adakah Dampaknya Bagi Kehidupan Seksual?

Ayunda Septiani - detikHealth
Salah satu sumber polusi udara (Foto: Rengga Sancaya) Salah satu sumber polusi udara (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) membuka pos gugatan masyarakat terkait udara Jakarta saat ini. Mereka menyebut berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, udara Jakarta sudah melewati ambang batas minimal.

"Ada banyak sumber parameter, CO2 , SP2, Co, debu, timah, hidro karbon, dan kemudian salah satu polutan paling berbahaya yang menjadi ancaman udara Jakarta adalah Particulate Matter (PM) 2.5," kata Kabid Advokasi dan Pengacara Publik LBH Jakarta, Nelson Simamora seperti diberitakan detikcom sebelumnya.

PM (Particulate Matter) 2.5 merupakan partikel halus yang menjadi polutan udara. Bila kadarnya melebihi batas maka berbahaya bagi kesehatan manusia. Data resmi yang dirilis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukan angka rata-rata tahunan PM 2.5 sudah melebihi ambang batas baku mutu udara ambien nasional yaitu 34.57 ug/m3.



Masalah polusi udara tidak hanya ada di negara kita, tapi juga terjadi di negara lain seperti India. Seorang pakar kesuburan di India, Sagarika Agarwal, menyebut bahwa paparan polusi udara bisa juga berdampak pada kehidupan seksual.

"Ada banyak logam berat di udara yang kita hirup, yang secara langsung memengaruhi hormon dalam tubuh. Di India, 15 persen populasi pria tidak subur, angka ini lebih tinggi daripada wanita. Materi partikulat mengandung hidrokarbon aromatik polisiklik, timbal kadmium dan merkuri dan ini mungkin dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dan menjadi racun bagi sperma." jelas Sagarika, seperti dikutip dari Time Of India.

Arvind Vaid, seorang pakar bayi tabung atau IVF (In Vitro Fertilization), juga mengatakan bahwa menghirup polusi terlalu banyak akan menyebabkan konsentrasi radikal bebas yang lebih tinggi dalam darah yang dapat menurunkan kualitas sperma pada pria.

"Tingkat polusi di Delhi sudah cukup untuk menyebabkan infertilitas pada pria. Itu juga telah meningkatkan kemungkinan keguguran pada wanita," kata Vaid, seperti dikutip dari Time Of India.

Wah ngeri juga ya?



Tonton juga video Drone Pun Dikerahkan Berantas Polusi di Bangkok:

[Gambas:Video 20detik]


Polusi Udara di DKI Jadi Sorotan, Adakah Dampaknya Bagi Kehidupan Seksual?
(up/up)
News Feed