Rabu, 24 Apr 2019 15:33 WIB

Usai Pemilu Jadi Susah Tidur? Waspadai Gangguan Jiwa Ringan

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Pemilu boleh sudah berlalu, tapi masih menyisakan stres bagi sebagian orang (Foto: Grandyos Zafna) Pemilu boleh sudah berlalu, tapi masih menyisakan stres bagi sebagian orang (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Meski pemilu telah berakhir, hasil penghitungan suara untuk calon presiden dan juga calon anggota legislatif (caleg) belum keluar. Tentu saja hal ini bisa membuat hati deg-degan, bukan tak mungkin mempengaruhi kejiwaan seseorang. Menurut penjelasan dr Bagus Surya Kusumadewa, SpKJ, spesialis kejiwaan, ada hal-hal yang perlu diwaspadai ketika kamu mengalami atau menemukan tanda-tanda berikut yang ternyata mencirikan gangguan jiwa ringan.

"Paling gampang seseorang ketika mengalami kecemasan itu tidur terganggu, jadi kalau semua gangguan jiwa apapun itu pasti ada gangguan tidurnya. Jadi misalnya asal tidur sudah terganggu berarti dia ada gangguan sesuatu yang perlu kita pikirkan," kata dr Bagus di sela kunjungan tematik bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Bali, Rabu (24/4/2019).

Yang kedua, apabila ditemukan perubahan sikap, perilaku, kebiasaan sehari-hari, atau emosi. Ketika merasa ada yang berbeda dari keluarga atau sahabat kita, maka pahami perubahan-perubahann yang nampak. Misalnya, orang yang awalnya pendiam mendadak jadi orang yang periang atau banyak bicara.



"Atau dia orangnya dulu sok kenal sok deket, banyak ngerecokin temannya, sekarang kok dia pendiam dikira 'oh orangnya berubah sudah lebih baik lagi', padahal tidak, terjadi sesuatu dalam otaknya itu sehingga terjadi perubahan perilaku," lanjutnya.

Psikolog Klinis, Ni Gusti Ketut Diana Setiawati pun membenarkan dalam kesempatan yang sama. Ciri-ciri yang dijelaskan oleh dr Bagus sudah bisa menjadi hal yang harus diwaspadai.

"Paling tidak, kalau dari keluarga sudah melihat ciri-ciri seperti itu kemudian mencoba membantu tidak bisa sebaiknya ya minta bantuan," sarannya.

(ask/up)