Senin, 29 Apr 2019 08:52 WIB

Nggak Nyangka, Ini 3 Negara Paling Tinggi Pengidap Penyakit Jantung

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Penyakit jantung merupakan penyebab kematian yang paling banyak terjadi di dunia. Bahkan dilansir sari worldatlas, ada 3 negara dengan pengidap penyakit jantung tertinggi di dunia. Di antaranya Romania di urutan ketiga, Hungaria di urutan kedua, dan Rusia di urutan pertama.

Sementara di Indonesia, Survei Sample Regristration System (SRS) pada 2014 menunjukkan penyakit jantung koroner (PJK) menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni sebesar 12,9%.


Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W mengatakan ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan penyakit jantung. Di antaranya saat memasuki usia 45 tahun bagi pria, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini bagi wanita, dan riwayat penyakit jantung dalam kelurga

"Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari kadar kolesterol darah yang tidak normal dan tidak terkontrol. Penderita diabetes juga meninggal bisa karena kondisi komplikasi jantung mereka selain karena meningkatnya level gula darah. Lalu risiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan, jadi tidak mungkin menyamakan keduanya," ujar dr. Ervina kepada detikHealth, Senin (29/4/2019).

Faktor risiko lainnya adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi dan obesitas. Stres juga dapat menyebabkan terjadi arithmia jantung yang membahayakan jiwa saat menghadapi situasi tegang. Gaya hidup tidak sehat juga merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung.

"Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung selain juga berkaitan erat dengan gaya hidup dan pola makan, salah satunya tingginya kadar kolesterol. Kolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh, namun bila kadarnya berlebihan bisa membuat organ-organ tubuh tidak berfungsi dengan baik dan meningkatkan risiko berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung. Hal ini karena jumlah kolesterol yang tinggi bisa membuat pembuluh darah menjadi keras dan sempit karena penumpukan plak di dinding pembuluh darah arteri atau disebut aterosklerosis sehingga memperlambat aliran darah ke jantung. Akibatnya, terjadilah serangan jantung saat pembuluh darah benar-benar tersumbat," jelas dr. Ervina.

Untuk itu, dr. Ervina menyarankan untuk mencegah kolesterol berlebih dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan tinggi serat dan rutin berolahraga untuk menjaga diri dari kolesterol tinggi yang dapat berujung pada penyakit jantung.


dr. Ervina juga menyarankan untuk menerapkan 7 langkah TANGKAL kolesterol, yakni Teratur periksa kolesterol, Awasi asupan dan pola makan, Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol, Giat berolahraga, Kendalikan berat badan dan hindari stress, Awasi tekanan darah, dan Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2 kali sehari.

Nutrive Benecol adalah minuman teruji klinis yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE) sehingga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol hingga 7-10% jika dikonsumsi rutin 2 kali sehari selama 2-3 minggu. Selain membantu menurunkan kadar kolesterol, Nutrive Benecol juga dapat membantu mengurangi risiko jantung koroner.


Simak Juga '5 Cara Penting Jaga Jantung Sehat ala Mikha Tambayong':

[Gambas:Video 20detik]

(ega/up)
News Feed