Rabu, 01 Mei 2019 21:20 WIB

Jalan Rusak Kemungkinan Jadi Penyelamat Pasien Sakit Jantung Ini

Firdaus Anwar - detikHealth
Jalan rusak berlubang disebut kemungkinan selamatkan nyawa pasien penyakit jantung. (Foto ilustrasi: Rifkianto Nugroho) Jalan rusak berlubang disebut kemungkinan selamatkan nyawa pasien penyakit jantung. (Foto ilustrasi: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Jalan rusak yang dilalui oleh ambulans disebut kemungkinan selamatkan nyawa seorang pria 59 tahun dari Nebraska yang mengalami gangguan detak jantung.

Seorang pria asal Nebraska, Amerika Serikat, yang mengalami gangguan detak jantung (aritmia) disebut kemungkinan berhasil selamat karena jalan rusak yang dilewati ambulans pengantarnya. Dijelaskan bahwa petugas paramedis saat itu mengebut untuk secepatnya mengantar sang pria ke rumah sakit.

Dilaporkan oleh WGME-TV, dalam perjalanan detak jantung sang pria sempat mencapai 200 kali per menit. Menurut American Heart Association pada usia tersebut detak jantung yang normal di usia 60-an seharusnya berkisar antara 80-136 kali per menit.


Detak jantung yang terlalu cepat menurut ahli akan meningkatkan risiko terjadi kematian mendadak akibat penebalan otot jantung.

Hingga pada satu titik ambulans tiba-tiba mengalami guncangan hebat karena melewati jalan berlubang. Paramedis di ambulans lalu memperhatikan kalau detak jantung sang pria kembali normal setelah guncangan.

dr Andrew Goldsweig dari Nebraska Medicine berkomentar bahwa fenomena ini langka namun pernah dideskripsikan kejadian serupa pada tahun 1970.

"Satu cara untuk mengobati kondisi ini adalah dengan kejutan listrik. Klasiknya kita bisa lihat di televisi. Alat dipasang, 'clear' dan ada hentakan. Tampaknya efek serupa juga bisa terjadi karena guncangan jalan berlubang," kata dr Andrew.

(fds/kna)