Jumat, 03 Mei 2019 11:28 WIB

Lagi, Pria Ini Kena Stroke Gara-gara Leher Dihentak Sampai 'Krek'

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kebiasaan menghentak leher bisa berdampak fatal (Foto: iStock) Kebiasaan menghentak leher bisa berdampak fatal (Foto: iStock)
Jakarta - Walau banyak yang suka, kebiasaan menghentak leher sampai berbunyi 'krek' selalu punya risiko. Seorang pria di Oklahoma mengalami stroke karena pembuluh darahnya pecah saat melakukan hal itu.

Pria bernama Josh Hader ini sampai harus dilarikan ke unit gawat darurat. Pemeriksaan dengan sinar-X menunjukkan ada pecah di pembuluh darah arteri vertebral, salah satu pembuluh darah utama yang menuju otak.

"Saat saya mendengar 'krek', semua di sisi kiri mulai mati rasa. Saya bangun dan berusaha mencari ice pack di kulkas dan saya ingat tidak bisa berjalan lurus," kata Hader, dikutip dari Koco.com.



Dr Vance McCollom dari Mercy Hospital menyebut, kondisi yang dialami Hader cukup berisiko. Beruntung, Hader tidak mengalami banyak kerusakan dan segera mendapat penanganan yang tepat.

"Dia bisa mengalami lebih banyak penggumpalan di pembuluh darah yang pecah dan mengalami stroke mematikan. Dia bisa saja meninggal," kata Dr McCollom.

Dijelaskan oleh Dr McCollom, stroke di area arteri vertebral bisa berakibat sangat fatal. Risiko terburuk selain kematian adalah lumpuh total, bahkan otot pernapasan bisa ikut lumpuh.

(up/kna)