Senin, 06 Mei 2019 16:43 WIB

'Penyakit Misterius' di Jeneponto Akan Dicek dengan PCR, Teknik Apa Itu?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Penyakit misterius menyerang warga Jeneponto (Foto: iStock) Penyakit misterius menyerang warga Jeneponto (Foto: iStock)
Jakarta - Penyakit misterius menewaskan 3 warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Barat yang belum diketahui penyebabnya. Dikutip dari detikcom, puluhan warga lainnya sakit karena penyakit tersebut meski kondisinya sudah membaik.

Pemerintah kabupaten berniat melakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui penyebab penyakit tersebut. Keluhan pasien yang terkena penyakit tersebut adalah demam, sakit perut, dan nyeri sendi.

"Kita sempat melakukan tes chikungunya, zika, dan leptospirosis yang hasilnya negatif. Jadi disarankan untuk melakukan pemeriksaan PCR," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto Syafruddin Nurdin.



Dikutip dari situs organisasi Your Genome, PCR adalah tindakan biasa dalam menentukan organisme penyebab penyakit (patogen) dalam kasus infeksi. PCR akan membantu memastikan rantai Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) yang ditemukan dalam suatu kasus penyakit adalah milik bakteri, virus, atau organisme lain yang menimbulkan gangguan.

PCR adalah proses biologi molekuler yang memungkinkan perbanyakan rantai DNA hingga ratusan bergantung jumlah siklus. Proses terdiri atas 3 tahap utama yaitu denaturing dalam suhu tinggi untuk memisahkan rantai doubel DNA, annealing dalam suhu rendah untuk memasang DNA primer pada DNA template yang mengawali proses PCR, dan extending dalam suhu tinggi untuk membuat perbanyakan rantai DNA yang dilakukan Taq polymerase enzym.

Teknik PCR yang memerlukan teknologi tinggi dan kemampuan khusus tidak bisa dilakukan di sembarang fasilitas. Mesin PCR biasanya ditemukan di fasilitas pendidikan tinggi, riset, atau kesehatan misal RSUD yang hanya bisa dikerjakan tenaga ahli dengan kompetensi tertentu.



'Penyakit Misterius' di Jeneponto Akan Dicek dengan PCR, Teknik Apa Itu?
(up/up)