Rabu, 08 Mei 2019 17:00 WIB

Kurma Segar Vs Kering, Mana yang Lebih Menyehatkan untuk Buka Puasa?

Firdaus Anwar - detikHealth
Kurma menjadi buah khas di bulan Ramadhan (Foto: Rifkianto Nugroho) Kurma menjadi buah khas di bulan Ramadhan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Bagi beberapa orang rasanya mungkin kurang komplet bila tidak ada buah kurma untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Di pasar kita bisa temui kurma dalam dua bentuk yaitu dalam kondisi segar atau sudah dikeringkan.

Nah menurut ahli kandungan nutrisi antara kurma segar dengan kurma kering ini bisa sedikit berbeda. Beberapa di antara kita mungkin penasaran mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi?



Ahli nutrisi Jill Corleone, RDN, LD, menulis di Livestrong bahwa kurma kering secara rata-rata memiliki kalori lebih tinggi dibanding kurma segar. Tiap 100 gr kurma kering mengandung sekitar 284 kalori, sementara 100 gr kurma segar hanya mengandung setengahnya yaitu 142 kalori.

"Sebagai makanan dengan kepadatan energi rendah, kurma segar jadi pilihan yang lebih baik kalau kamu sedang berusaha mengendalikan berat badan," kata Jill seperti dikutip pada Rabu (8/5/2019).

Untuk kandungan protein dan lemak tidak ada perbedaan berarti pada kedua jenis kurma tersebut. Namun kandungan karbohidrat, kalsium, zat besi, dan serat pada kurma kering menurut Jill bisa sampai dua kali lebih banyak dibandingkan kurma segar.

Sementara itu untuk sumber vitamin C kurma segar disebut jadi pilihan yang lebih baik. Kandungan vitamin C pada kurma kering sudah hilang sama sekali akibat proses pengeringan dan penyimpanan.

(fds/up)