Kamis, 09 Mei 2019 12:00 WIB

Cara Penderita Maag Siasati Pola Makan yang Berubah Karena Puasa

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Di minggu awal puasa, biasanya sakit maag akan kambuh karena terjadi perubahan pola makan. Perubahan ini menyebabkan saluran cerna harus beradaptasi sehingga terjadi gangguan pada lambung.

"Maag kambuh di minggu awal puasa karena adanya perubahan ritme makan dan menyebabkan saluran cerna harus adaptasi lagi dan itu perlu waktu. Sehingga saat adaptasi dengan pola makan yang baru dapat terjadi gangguan sakit lambung, terutama pada orang yang sensitif," ujar Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi kepada detikHealth, Kamis (9/5/2019).


Untuk menyiasati pola makan yang berubah selama berpuasa, dr. Helmin menyarankan untuk makan dengan disiplin dan cukup saat sahur dan berbuka. Selain itu, konsumsi makanan bernutrisi dan hindari makanan yang bisa memicu kambuhnya maag agar puasa berjalan lancar.

"Untuk jenisnya, semua makanan bisa dikonsumsi asalkan tidak pedas, asam, atau merangsang asam lambung seperti minuman berkafein. Yang perlu diperhatikan juga jumlahnya tidak boleh berlebihan dan jangan melewatkan sahur, serta jangan menunda berbuka," sambung dr. Helmin.

"Untuk menghindari batalnya puasa untuk penderita sakit maag sebaiknya saat berbuka, sebelum tidur dan sahur minum obat maag. Namun jika sudah tidak ada gangguan, obat maag dapat dilepas perlahan-lahan," tutup dr. Helmin.


Selain itu, penderita maag juga dianjurkan mengonsumsi obat maag seperti Promag untuk membantu mencegah maag kambuh. Ada pun setelah mulai teratur menjalankan puasa, gejala maag bisa berkurang karena badan sudah bisa beradaptasi.



Lihat video Es Serut Menggoda di Hari Puasa Pertama:

[Gambas:Video 20detik]


Cara Penderita Maag Siasati Pola Makan yang Berubah Karena Puasa
(mul/mpr)
News Feed
CNN ID
×
Layar Demokrasi
Layar Demokrasi Selengkapnya