Selasa, 14 Mei 2019 14:03 WIB

Berniat Menolong Anak Anjing, Wanita Ini Tewas Tertular Rabies

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi bermain dengan anjing. Foto: AFP/Timothy A Clary Ilustrasi bermain dengan anjing. Foto: AFP/Timothy A Clary
Jakarta - Seorang wanita asal Norwegia meninggal dunia akibat tertular rabies dari anak anjing yang ditolongnya. Saat itu Birgitte Kallestad yang sedang berlibur di Filipina pada bulan Februari lalu melihat anak anjing di pinggir jalan, kemudian memutuskan untuk menolongnya dan membawa pulang ke penginapannya.

Wanita berusia 24 tahun tersebut dilaporkan memandikan dan bermain dengan anak anjing tersebut. Ia juga dikabarkan terkena 'cakaran' kecil, akan tetapi ia hanya mencucinya dan tak mengobatinya sama sekali, demikian dilaporkan BBC.

Gejala mulai muncul ketika Birgitte kembali ke Norwegia hingga harus dibawa ke UGD beberapa kali. Dokter tak mampu mendiagnosis apa penyakitnya hingga tanggal 4 Mei mereka mengkonfirmasi bahwa Birgitte terdiagnosis rabies.

Sayangnya dua hari kemudian, wanita tersebut meninggal dunia. Kematiannya menjadi yang pertama karena rabies sejak lebih dari 200 tahun lalu di Norwegia.


"Birgitte tersayang kami menyayangi binatang.. sangat takut jika hal ini akan terjadi pada yang lain yang memiliki hati mulia yang sama seperti dia," ungkap keluarga Birgitte dalam sebuah pernyataan.

Rabies merupakan penyakit menular yang lebih sering ditulatkan lewat gigitan binatang yang terinfeksi. Gejala awalnya biasanya seperti flu, lemas, demam, dan pusing, diikuti dengan gejala yang lebih parah seperti rasa cemas, pusing, halusinasi dan insomnia.

Vaksin untuk rabies telah tersedia, namun lebih efektif jika diberikan sebelum gejalanya muncul. Akan tetapi begitu seseorang menunjukkan gejala rabies, tidak ada pengobatan yang efektif dan biasanya fatal, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies sempat terjadi di kabupaten Dompu dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada awal tahun 2019 lalu. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga mengkhawatirkan rabies akan menjadi pandemi atau berpotensi menjadi wabah di Indonesia.




Simak Juga 'Ini Bahaya Konsumsi Daging Anjing':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)