Jumat, 17 Mei 2019 15:30 WIB

Hoaks Pemerintah Jepang Larang Microwave Karena Radiasi Berbahaya

Firdaus Anwar - detikHealth
Radiasi microwave disebut bisa tersisa di makanan. (Foto ilustrasi: GettyImages) Radiasi microwave disebut bisa tersisa di makanan. (Foto ilustrasi: GettyImages)
Jakarta - Hoaks seputar kesehatan di media sosial seperti tidak ada habisnya. Belakangan beredar kabar pemerintah Jepang sudah mulai melarang penggunaan microwave karena dikhawatirkan radiasinya berbahaya untuk kesehatan.

Berikut sebagian kutipan dari pesan yang beredar:

"Alasan larangan "oven microwave" di negeri Matahari Terbit adalah penelitian oleh para ilmuwan dari Universitas Hiroshima, di mana mereka menemukan bahwa "gelombang radio" menyebabkan kerusakan yang lebih besar pada kesehatan warga selama 20 tahun, terutama ketika *menggunakan oven microwave lebih berbahaya daripada membom senjata nuklir dari pesawat Amerika pada bulan September 1945.*

*Menurut para ahli, makanan yang dipanaskan dalam oven microwave memiliki getaran dan radiasi yang sangat tidak sehat bagi tubuh.*"

Hoaks Pemerintah Jepang Larang Microwave Karena Radiasi BerbahayaFoto: Tangkapan layar Facebook



Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia mengkonfirmasi bahwa kabar tersebut adalah hoaks atau berita bohong. Penelusuran menemukan kalau informasi berasal dari situs satire asal Rusia Panorama.pub.

"Namun pada berita tersebut telah disertakan catatan bahwa informasi dari website tersebut adalah parodi dan bukan merupakan berita sebenarnya. Informasi tentang Jepang yang akan membuang oven microwave ini kemudian disebarkan melalui media sosial tanpa mencantumkan peringatan informasi parodi seperti yang tertera pada situs parodi asal Rusia tersebut," tulis situs resmi Kominfo dan dikutip Jumat (17/5/2019).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan penjelasan bahwa makanan yang dimasak di microwave tidak memiliki radiasi berbahaya. Oven microwave sudah didesain sedemikian rupa sehingga aman digunakan sehari-hari.

Cara kerjanya adalah ketika oven menyala maka gelombang mikro dilepaskan untuk menggetarkan molekul-molekul makanan dan menimbulkan panas. Dengan cara ini makanan kemudian akan matang secara merata.

"Penting untuk disadari bahwa makanan yang dimasak dalam oven microwave tidak akan jadi radioaktif. Demikian juga dengan energinya tidak akan tetap berada dalam makanan ketika oven dimatikan," tulis lembar fakta WHO.

(fds/frp)