Senin, 20 Mei 2019 19:15 WIB

563 Pasien Gigi Harus Tes HIV Setelah Tahu Peralatan Medis Tidak Steril

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi periksa gigi (Foto: iStock) Ilustrasi periksa gigi (Foto: iStock)
Jakarta - Ada sekitar 563 pasien gigi di sebuah klinik gigi bernama Dentality Hoddesdon di London disurati untuk melakukan tes HIV (human immunodeficiency virus). Sontak surat tersebut membuat geger pasiennya.

Mereka menerima surat yang menyebutkan bahwa mereka berisiko terkena HIV karena ahli kebersihan gagal membersihkan peralatan medis dengan benar. Contohnya scaler ultrasonik hanya dibersihkan dua kali sehari, padahal harus dibersihkan setiap kali akan digunakan.

Kesalahan itu terungkap pada bulan Januari lalu ketika staf lain di tempat praktik itu, Herts, menyadari scaler itu tidak dimasukkan ke dalam steriliser sesering yang seharusnya.

Tetapi butuh tiga bulan pejabat kesehatan untuk bertindak setelah diberitahu hal tersebut. Ahli kebersihan klinik tersebut pun tidak dipekerjakan lagi dan dalam tahap pemantauan.



Dr Jorg Hoffmann dari Kesehatan Masyarakat Inggris mengatakan bahwa 563 pasien itu mungkin saja bisa terinfeksi virus lain, sekalipun bukan terinfeksi HIV.

"Risiko tertular hepatitis B, hepatitis C atau HIV sangat rendah tapi tes tetap ditawarkan sebagai tindakan pencegahan," ujarnya dikutip dari The Sun.

Para pasien pun merasa takut terinfeksi penyakit karena kelalaian pihak klinik. Mereka pun merasa kecewa atas kejadian seperti ini.

"Fakta bahwa mereka butuh tiga bulan untuk memperingatkan semua orang adalah menjijikkan. Berapa banyak lagi orang yang dapat terinfeksi pada waktu itu?" kata salah satu pasien.

(wdw/kna)