Rabu, 22 Mei 2019 12:35 WIB

Cara Atur Porsi Makan yang Sehat Saat Buka dan Sahur

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Berpuasa selama satu bulan penuh tentu harus disertai dengan pola makan yang sehat saat sahur dan berbuka agar kondisi tubuh tetap terjaga. Namun saat berpuasa, waktu makan menjadi tidak teratur sehingga perlu cara yang tepat untuk mengatur porsi makan, baik saat sahur maupun berbuka.

Menurut Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W, pola makan yang sehat di bulan Ramadhan bisa dilakukan dengan menerapkan beberapa kebiasaan sederhana yang mendukung pola makan sehat. Hal ini meliputi pembagian waktu, pemilihan jenis makanan, dan pengaturan porsi makan.

"Usahakan untuk tidak melewatkan waktu makan sahur agar asupan gizi terpenuhi untuk menjalani puasa dan hindari makan takjil berlebihan yang berisiko membuat kita tidak nafsu makan utama saat berbuka," ujarnya kepada detikHealth, Rabu (22/5/2019).


Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi air putih terlebih dahulu saat berbuka untuk menghidrasi tubuh dan mencegah makan berlebihan. Setelah itu, lanjutkan dengan mengonsumsi takjil yang sehat. Pastikan juga porsinya tidak berlebihan untuk menjaga nafsu makan saat berbuka puasa.

"Perhatikan porsi sesuai kebutuhan. Pola makan sehat selalu beriringan dengan porsi yang tepat pula. Pastikan mengonsumsi berbagai golongan makanan sesuai dengan kebutuhan harian, gunakan tips gizi seimbang saat berpuasa agar porsi makanan yang dikonsumsi selalu terkontrol," jelas dr. Ervina.


"Menu berbuka dan sahur yang sehat dapat menjadi penunjang puasa. Maka jaga asupan gizi selama berpuasa dengan memilih makanan yang sehat sebagai hidangan, jangan berlebihan dan rutin konsumsi air putih. Pilih jenis karbohidrat kompleks yang mengandung indeks glikemik rendah, serta makanan kaya protein dan lemak baik sehingga selain bernutrisi, dapat membantu kenyang lebih lama," tambahnya.

dr. Ervina juga menyarankan untuk makan makanan ringan terlebih dahulu seperti kurma, buah-buahan segar, ataupun susu hangat. Lalu selang 30-60 menit kemudian dapat mengonsumsi hidangan utama seperti nasi dan lauk pauknya.

"Hal ini dilakukan agar tidak memperberat fungsi lambung setelah lama beristirahat. Jika berbuka secara berlebihan justru akan membuat lemas dan perut tidak nyaman yang dampaknya akan membuat malas untuk bergerak dan beribadah," kata dr. Ervina.

Selain dengan mengatur pola dan porsi makan, tentunya menjaga asupan nutrisi selama berpuasa pun sangat penting untuk membuat tubuh tetap sehat. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, konsumsi susu yang memiliki komposisi nutrisi lengkap dan seimbang seperti susu Entrasol. Susu ini mengandung semua nutrisi lengkap dan seimbang, termasuk hytolive. Adapun kandungan antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit jantung koroner. (mul/mpr)
News Feed