Rabu, 22 Mei 2019 17:11 WIB

Medsos 'Diblokir' untuk Hindari Hoaks 22 Mei? Yuk Saatnya Detoks Digital

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Detoks digital biar nggak kena hoaks aksi 22 Mei yuk! Foto: thinkstock Detoks digital biar nggak kena hoaks aksi 22 Mei yuk! Foto: thinkstock
Jakarta - Kerusuhan aksi 22 Mei pasca Pemilu 2019 diwarnai dengan beredarnya berbagai macam berita bohong atau hoaks di media sosial. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto juga menyebutkan bahwa medsos akan dinonaktifkan sementara guna menghindari penyebaran berita tersebut.

Wiranto tak menyebutkan detail medsos apa saja yang dinonaktifkan tersebut. Meski begitu, mungkin beberapa orang tetap saja 'gatel' ingin membuka medsos karena ingin tetap up-to-date dengan berita terkait kerusuhan yang terjadi.

Kebiasaan 'gatel' mengecek ponsel kita sudah menjadi hal lazim di zaman di mana teknologi semakin maju. Sebenarnya, cara untuk menghentikannya sangat mudah dan kita semua tahu, yakni dengan berhenti melihat ponsel melulu alias detoks digital. Teorinya mudah, melakukannya susah!



"Sistem saraf simpatik, respons alami tubuh pengingat stres, muncul saat kita menyingkirkan gadget," kata Tom Kersting, PhD, psikoterapis terdaftar dan penulis buku 'Disconnected: How to Reconnect Our Digitally Distracted Kids', dikutip dari Health Line.

Dengan melakukan detoks digital bisa membuatmu terhindar dari paparan berita bohong atau hoaks. Berikut tujuh langkah detoks digital yang bisa kamu lakukan:

1. Coba matikan atau taruh ponselmu pada mode pesawat. Tahan untuk tidak mengambilnya atau memikirkannya dalam beberapa jam. Jika dilakukan cukup rutin bisa membuyarkan siklus 'gatel' mengecek ponselmu.

2. Sedikit-sedikit meraih ponsel karena notifikasi bunyi? Maka matikan notifikasimu dan juga mode getar. Jadwalkan waktu untuk memegang ponsel seperti saat istirahat makan siang saja, misalnya.


3. Menjadwalkan 'waktu tanpa ponsel' juga bisa berguna ketimbang waktumu habis untuk scrolling media sosial dan malah membaca berita hoaks. Beberapa media sosial kini telah memiliki fitur pengingat dan batasan waktu yang telah dihabiskan dalam satu aplikasi, bisa juga digunakan.

4. Ganti kebiasaan bangun tidurmu dengan tidak langsung meraih ponsel. Taruhlah ponselmu di tempat yang tidak terjangkau olehmu dari tempat tidur. Jika membutuhkan alarm, kamu bisa membeli jam weker, dan hindari ponsel sekitar 15 menit hingga satu jam usai bangun tidur.

5. Atur tempat kerja atau beberapa tempat di rumahmu seperti meja makan sebagai area bebas ponsel. Jika ingin menggunakan ponsel, maka kamu harus beranjak dari tempat kerja atau pergi ke tempat lain.

6. Saat makan siang, mungkin kamu lebih memilih bermain ponsel. Namun kamu juga bisa lebih menyehatkan mental dan fisik dengan berjalan-jalan ringan sebentar. Atau menggunakan ponsel untuk mendengarkan lagu dan rileks. Hal ini bisa membantumu bersiap untuk bekerja lagi dan menjernihkan pikiran.

7. "Me time" tanpa ponsel juga bisa menjadi penghargaan diri sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental. Daripada berkutat dengan ponsel, aturlah satu hari bebas ponsel dan ganti dengan membaca buku, berjalan-jalan, melakukan apapun yang kamu senangi.



Simak Juga "Batasi Akses WhatsApp, Upaya Menkopolhukam Cegah Hoax":

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)