Kamis, 23 Mei 2019 17:15 WIB

Dinkes DKI Tangani Ratusan Korban Rusuh 22 Mei, Terbanyak Luka Ringan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Korban berjatuhan dalam rusuh 22 Mei (Foto: Agung Pambudhy) Korban berjatuhan dalam rusuh 22 Mei (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Aksi rusuh 22 Mei kemarin menimbulkan korban luka-luka yang disebut-sebut hingga lebih dari 200 orang. Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Widyastuti, MKM, korban luka-luka paling banyak mengalami luka ringan.

"Belum semua data masuk, sebagian besar luka ringan, (contohnya) lecet-lecet. (Karena gas air mata) mungkin bisa. Saya secara rinci datanya ada di rumah sakitnya masing-masing. Tetapi secara pengelompokannya paling ringan paling banyak," ujarnya saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).



Korban aksi rusuh 22 Mei disebut bukan hanya berasal dari DKI Jakarta, namun campuran dari berbagai daerah. Namun, dr Widyastuti tidak mengatakan daerah mana yang paling banyak menyumbang korban kerusuhan itu.

"(Korban) campuran, saya belum petakan tapi campuran," tegasnya.

dr Widyastuti juga menyatakan bahwa semua rumah sakit di DKI Jakarta dipersiapkan melakukan pelayanan untuk para korban rusuh tersebut, baik yang dekat dengan tempat kejadian maupun yang jaraknya cukup jauh.

"Ada juga yang terdekat di lokasi, contohnya Rumah Sakit Pelni, RSCM, Budi Kemuliaan, Tarakan, dan sebagainya," tandasnya.

(wdw/up)
News Feed