Kamis, 23 Mei 2019 19:37 WIB

Jenis-jenis Narkoba yang Dipakai 4 Tersangka Rusuh 22 Mei

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sebagian tersangka rusuh 22 Mei yang diamankan polisi (Foto: Isal Mawardi/detikcom) Sebagian tersangka rusuh 22 Mei yang diamankan polisi (Foto: Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - Dari 200 lebih tersangka kerusuhan 22 Mei lalu, terdapat 4 orang yang positif menggunakan narkoba. Keempatnya diamankan di Polda Metro Jaya bersama tersangka lainnya.

Keempatnya adalah RIL yang mengonsumsi amphetamine dan methampethamine, RI yang mengonsumsi methampethamine, YO yang mengonsumsi methampethamine, dan NA yang mengonsumsi benzodiazepine.

Sekilas tentang jenis-jenis narkoba yang dipakai para tersangka perusuh itu adalah sebagai berikut, dirangkum dari Alcohol and Drug Foundation.



1. Amphetamine
Amphetamine, dikenal juga sebagai sabu-sabu, merupakan sejenis obat stimulansia atau pembangkit stamina. Bekerja di sistem saraf pusat, mempercepat sinyal dari otak menuju ke seluruh tubuh. Beberapa jenis obat ini digunakan untuk mengobati ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) dan narkolepsi atau gampang tertidur.

Efek samping penyalahgunaan obat ini bisa menyebabkan jantung berdebar-debar, pingsan, stroke, serangan jantung, halusinasi, dan bahkan kematian. Obat ini juga menyebabkan kecanduan.



2. Methampethamine
Kristal methampethamine atau meth hampir serupa dengan amphetamine, hanya berbeda struktur kimianya. Fungsi dan cara kerjanya mirip, demikian juga efek samping dan bahayanya.



3. Benzodiazepine
Sering disebut juga benzo, obat ini termasuk psikotropika yang diresepkan dokter untuk gangguan kegelisahan dan masalah pola tidur. Penyalahgunaan obat penenang ini dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kejiwaan, paranoid dan perilaku agresif. Overdosis obat ini juga bisa menyebabkan kematian.

(up/up)