Kamis, 23 Mei 2019 20:01 WIB

Banyak yang Pakai Odol Saat Hadapi Gas Air Mata, Ternyata Ini Fungsinya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Polisi berjaga di Jl Wahid Hasyim dengan masker odol untuk mengatasi efek gas air mata (Jefrie/detikcom) Polisi berjaga di Jl Wahid Hasyim dengan 'masker odol' untuk mengatasi efek gas air mata (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Dalam kerusuhan 22 Mei silam, banyak di antara massa demonstran maupun anggota polisi yang mgnoleskan odol di bawah mata. Dipercaya bisa 'melindungi' mata dari efek gas air mata.

Dokter sudah mengatakan bahwa odol atau pasta gigi tidak bisa melindungi mata dari gas air mata. Menurut dokter, gas air mata bekerja karena terhirup pernapasan sehingga tidak bisa ditangkal dengan odol. Tapi kenapa tetap banyak yang menggunakannya?

Salah satu anggota polisi, Fu'umori, bercerita kepada detikHealth tentang fungsi mengoleskan odol di sekitar mata. Menurutnya odol memang segaja digunakan untuk memancing air mata keluar ketika terkena gas air mata.

"Jadi odol itu biar keluar aja air matanya, bukan biar nggak kena gasnya. Kena mah tetep," katanya saat ditemui di sela mengamankan kerusuhan di kawasan bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2019).



Fu'umori menuturkan gas air mata mengandung serbuk seperti merica yang menyebabkan mata sangat perih ketika terkena.

"Makanya jangan dikucek, biarin aja biar nangis. Kalau ngasih air malah makin jadi (perihnya-red). Diemin aja," tambahnya.

Ia juga menuturkan jika tak sengaja terkena, baiknya dibiarkan saja. Paling-paling durasi perihnya tak akan lama, hanya sekitar lima menit. Sebab, jika dikucek akan menyebabkan masalah lebih serius.

"Sampai buta itu kalau dikucek, makanya biarin aja. Makin di kucek dia makin menyebar. Nanti keluar sendiri kok," pungkasnya.

(kna/up)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya