Jumat, 24 Mei 2019 07:52 WIB

Jatuh Sakit Saat Mudik? Kemenkes Jamin Layanan BPJS Bisa Digunakan

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Mudik lebaran. Foto: Ilustrasi mudik naik motor Mudik lebaran. Foto: Ilustrasi mudik naik motor
Jakarta - Bagi yang akan mudik, tak perlu khawatir jika memerlukan layanan BPJS Kesehatan saat mudik nanti. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr Bambang Widodo, SpOG(K), MARS memaparkan bahwa fasilitas kesehatan dari BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan bisa dilakukan di mana saja ketika peserta membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Persoalan rujukan tidak dihambat. Dipermudah oleh BPJS," kata dr Bambang pada Temu Media di Gedung Kemenkes, Kamis (23/5/2019).

Jika ingin meminta rujukan sekalipun, misalnya jatuh sakit saat perjalanan mudik, peserta tidak perlu kembali lagi ke tempat asal di mana faskes primernya terdaftar. Penggunaan BPJS saat mudik juga tidak harus dalam kondisi darurat dan bisa juga pada orang yang sudah rutin berobat, lanjut dr Bambang.


Pada mudik lebaran kali ini, Kementerian Kesehatan mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di berbagai daerah untuk melayani para pemudik di tahun 2019 ini. Sejumlah 6.407 fasyankes disiagakan di beberapa titik, di mana jumlah ini lebih tinggi dari tahun lalu yakni sebesar 3.910.

Fasyankes yang tersebar di seluruh Indonesia ini terdiri dari 923 pos kesehatan, 4.210 puskesmas, 375 rumah sakit di sekitar jalur Pantura, 114 rumah sakit rujukan, 207 kantor kesehatan pelabuhan (KKP), dan 188 Public Safety Center (PSC) 119.

(frp/up)