Sabtu, 25 Mei 2019 18:05 WIB

10 Tahun Mengidap Tumor Otak, Ibu Ini Beranikan Diri Punya Anak

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi ibu hamil yang bisa melahirkan anaknya meski mengalami tumor otak. Foto: iStock Ilustrasi ibu hamil yang bisa melahirkan anaknya meski mengalami tumor otak. Foto: iStock
Jakarta - Lebih dari 10 tahun mengalami tumor otak, seorang ibu bernama Grace Thoburn dari Norfolk, Inggris berhasil melahirkan seorang anak laki-laki. Dikutip dari Mirror, anak keduanya yang seorang perempuan akan dilahirkan pada Juni 2019.

Thoburn awalnya ragu hendak memiliki anak bersama suaminya James usai menikah. Thoburn khawatir kondisinya akan mempengaruhi anak dalam kandungan dan setelah lahir. Dia juga khawatir dengan kondisi suaminya jika tak bisa ikut merawat anak.

"Kami tak pernah menganggap remeh ide punya anak. Namun saya selalu ingin hidup normal tanpa dibatasi tumor. Dengan cinta dan keinginan membentuk keluarga yang lengkap akhirnya saya berusaha punya anak. Saya selalu berkonsultasi dengan dokter dan minum obat sesuai resep," kata Thoburn.


Menurut Thoburn, kehadiran anak pertamanya di usia 33 tahun adalah keajaiban. Thoburn sebetulnya sedikit khawatir dengan kehamilan kedua. Namun Thoburn yakin bisa melahirkan calon putrinya dengan selamat, setelah menuruti saran dokter dan minum obat antiepilepsi.

"Jika anak berisiko terpengaruh maka saya tidak akan melanjutkan kehamilan. Namun saya minum obat yang aman, mengonsumsi ekstra asam folat, rutin scan, dan selalu dimonitor tim dokter. Saya tidak melihat risiko menimpa anak kedua saya," kata Thoburn.

Anak pertama Thoburn saat ini tumbuh sempurna, pintar, dan bahagia. Fakta inilah yang ikut menguatkan Thoburn kembali memiliki anak. Selain rutin kontrol, kehamilan Thoburn juga dibantu organisasi penyintas tumor Brain Tumour Research and the Astro Brain Tumour Fund.


Thoburn tergabung sebagai relawan dalam Tessa Jowell Brain Cancer Mission yang digawangi Brain Tumour Research. Dia hadir dalam pertemuan rutin penyintas kanker dan tumor dengan para dokter ahli. Dia juga memberi saran dan motivasi penyintas kanker jangan menyerah dan punya mimpi, asal rutin berobat dan menjalankan saran dokter.

Tumor otak yang dialami Thoburn terdeteksi saat berusia 23 tahun pada Desember 2006. Thoburn tak pernah mengalami gejala khusus ketika tiba-tiba tak bisa menyelesaikan kalimat. Keluarga Thoburn awalnya tertawa, namun berubah panik dan segera membawanya ke rumah sakit.

Thoburn awalnya mengira dia mengalami malaria, namun hasil MRI menyatakan adanya tumor di otak. Tanpa menunggu lama, hasil pemeriksaan membuktikan tumor tersebut berjenis oligodendroglioma stage 2. Jenis ini mengindikasikan tumor berasal dari otak bukan hasil metastase (persebaran) dari organ lain.

Operasi pengangkatan tumor pertama terjadi pada 2011 dalam kondisi sadar. Operasi berhasil menghilangkan 80-85 persen bagian tumor sebelum tumbuh kembali pada 2014. Operasi kedua berhasil memindahkan 95 persen bagian tumor, yang dilanjutkan radioterapi dan kemoterapi karena tumor masuk stage 3. Sejak saat itu tumor dalam otak Thoburn cenderung stabil hingga kehadiran buah hatinya.


10 Tahun Mengidap Tumor Otak, Ibu Ini Beranikan Diri Punya Anak
(up/up)