Senin, 27 Mei 2019 18:11 WIB

Petugas KPPS yang Sakit dan Meninggal Terus Didata, Ini Perkembangannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menkes Nila F Moeloek (Foto: Rosmha/detikHealth) Menkes Nila F Moeloek (Foto: Rosmha/detikHealth)
Jakarta - Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, mengatakan saat ini tetap dilakukan pendataan soal petugas KPPS yang meninggal dan sakit. Dari data yang dihimpun, banyak petugas KPPS meninggal karena sakit yang diidapnya.

"Sakit jantung, 53 persen. umur tua, 54 persen. Jadi memang risiko mereka ada," kata Menkes saat dijumpai di Kantor Dinkes DKI Jakarta, Senin (27/5/2019).

Selain itu, Menkes menyoroti jam kerja petugas KPPS yang dirasa agak tidak wajar. Sebab kebanyakan dari mereka bahkan tidak pulang berhari-hari hanya untuk berjaga di TPS masing-masing.



"Lama kerjanya ya ini yg kita perhatikan. Lama kerjanya memang luar biasa. Contoh kasus saja, dia prgi tanggal 16 untuk membantu Pemilu baru kembali ke rumahnya 18 subuh. Anda bisa bayangin dong," sebutnya.

Juga banyak petugas KPPS yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit dan ikut berjaga hingga larut malam. Meski sudah mengalami gejala tertentu, mereka pun masih memaksakan diri yang memicu terjadinya kondisi membahayakan.

"Ada penyakit diabetes, cek terakhir juga sudah lama. Jadi waktu itu serangannya diceritakan istrinya bilang sudah muntah tp masih kerja. Sekali lagi dia bilang dadanya sebelah kiri sakit. Itu biasanya tanda serangan jantung," pungkasnya.

Berbagai penyebab kematian petugas KPPSBerbagai penyebab kematian petugas KPPS Foto: infografis detikHealth


(kna/up)