Selasa, 28 Mei 2019 18:00 WIB

Dikritik Soal Unggahan Patriarki, BKKBN: Terima Kasih Masukannya

Firdaus Anwar - detikHealth
Beberapa netizen menganggap unggahan BKKBN ini cenderung patriarki. (Foto tangkapan layar: Instagram) Beberapa netizen menganggap unggahan BKKBN ini cenderung patriarki. (Foto tangkapan layar: Instagram)
Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKBKN) menuai kritik saat unggahan infografisnya tentang kriteria 'Istri yang Hebat' viral di media sosial. Unggahan tersebut oleh beberapa netizen dianggap terlalu menonjolkan kepentingan suami, cenderung patriarki.

Dalam konten berjudul 'Dibalik Suami Sukses Ada Istri Yang Hebat' disebutkan bahwa seorang istri harus taat kepada Allah SWT, mampu menjaga aib rahasia suami, tidak mudah marah pada suami, bisa menyenangkan hati suami, dan menerima dan menghargai suami.


Menanggapinya Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal mengkonfirmasi konten tersebut sudah dihapus, hal ini dilakukan untuk meredakan penolakan yang terjadi. Menurut Nofrijal niat awal tim kreatif sebetulnya untuk menjelaskan delapan fungsi keluarga versi BKKBN.

"Memang harapan kita membangun keluarga yang dengan delapan fungsi ada agama, ada cinta kasih, ada perlindungan, ada budaya. Tapi memang belum bisa kita harmonisasi dengan para netizen. Terutama pada kelompok-kelompok, para pejuang perempuan," kata Nofrijal saat ditemui di kantor BKKBN Pusat, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (28/5/2019).

Nofrijal mengaku pihaknya sudah melakukan evaluasi dan kedepannya akan lebih berhati-hati. Ia berterima kasih atas masukan yang sudah diberikan.

"Memang kita harus hati-hati memposting hal-hal yang mungkin agak sensitif meskipun sebetulnya tidak ada yang ekstrem juga," ujar Nofrijal.

"Itukan hanya menyampaikan pesan agama ya. Tapi bagi masyarakat sebagian itu belum bisa diterima jadi ya kita berterima kasih dengan masukan yang ada," pungkasnya.

(fds/up)