Rabu, 29 Mei 2019 12:58 WIB

Penumpang Pesawat Ketahuan Selundupkan 4.700 Lintah Medis

Firdaus Anwar - detikHealth
Salah satu spesies lintah medis, Hirudo verbana. (Foto: BBC/Science Photo Library) Salah satu spesies lintah medis, Hirudo verbana. (Foto: BBC/Science Photo Library)
Jakarta - Penumpang pesawat, Ippolit Bodounov, yang berangkat dari Rusia ditahan oleh petugas bandara Toronto, Kanada, pada bulan Oktober lalu. Ippolit ketahuan membawa sekitar 4.700 ekor lintah di dalam tasnya.

Pemeriksaan mengonfimasi bahwa lintah yang dibawa Ippolit adalah dari Hirudo verbana, salah satu jenis lintah yang biasa dimanfaatkan untuk keperluan medis. Parasit penghisap darah ini sampai sekarang masih dimanfaatkan membantu pasien yang mengalami masalah penyumbatan darah.


Air liur lintah diketahui memiliki sifat dapat mencegah terjadinya pembekuan darah sekaligus menghilangkan rasa sakit.

"Spesies ini dilindungi karena panen lintah medis yang berlebihan di alam liar menjadi ancaman utama," kata ECCC (Environment and Climate Change Canada) seperti dikutip dari BBC, Selasa (29/5/2019).

Ippolit sendiri didenda sekitar Rp 160 juta karena telah membawa lintah liar tanpa izin. Hirudo verbana menurut ECCC adalah spesies yang dilindungi.

Menariknya dilaporkan CBC seluruh lintah yang dibawa Ippolit mampu bertahan hidup melewati penerbangan dari Rusia ke Kanada.

(fds/up)
News Feed