Kamis, 30 Mei 2019 10:00 WIB

Terpaksa Mudik Naik Motor? Tiga Hal Ini Harus Kamu Perhatikan

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Foto: ilustrasi mudik naik motor Foto: ilustrasi mudik naik motor
Jakarta - Mudik menggunakan sepeda motor sebenarnya bukan hal yang asing. Meski begitu, naik motor untuk jarak yang jauh sebenarnya tidak dianjurkan demi menjaga keselamatan.

Tapi bagaimana ya, mudik dengan motor memang seringkali lebih murah. Durasinya juga bisa lebih cepat karena bisa 'nyelip' di tengah kemacetan. Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan Kemenhub Cris Kuntadi pun membagikan tipsnya untuk Anda.

"Sebenarnya tidak dianjurkan apalagi kalau jarak jauh. Ada yang pernah tanya, kalau terpaksa? Pikirkan 3 kali lagi, udah dipikir tetap nggak bisa pikir 10 kalo. Ya tapi kalau memang sudah terpaksa terpaksanya sesering mungkin istirahat. Kami sudah siapkan di jalur Pantura di jalur selatan," ujar Cris Kuntadi di kantor KPAI, Jakarta Pusat dalam acara 'Mudik Ramah Anak'.

Ia pun berpesan jangan sampai tunggu capek datang baru istirahat. Pastikan dalam satu jam perjalanan Anda menyempatkan diri istirahat. Jangan keburu-keburu sampai rumah deh, yang penting selamat.



"Kedua, bawaan jangan terlalu banyak, kadang sampai ke belakang ke depan ada. Kalau jarak dekat memungkinkan, kalau jarak jauh lama-lama ikatan kendor dan mempengaruhi keseimbangan motor," tuturnya.

Satu lagi nih, kadang mudik juga suka bawa anak kan. Nah, kalau dirasa anak sudah cukup besar sebaiknya jangan dipaksakan bonceng tiga ya. Ini juga bisa membahayakan.

Tips terakhir dari Cris, sebenarnya simpel saja sih tapi sangat penting. Jangan sampai Anda melewatkan hal ini sebelum pergi mudik.

"Pastikan kendaraan dalam kondisi bagus," tutupnya.

(ask/up)
News Feed