Kamis, 30 Mei 2019 13:04 WIB

Rawan Kecelakaan dan Polusi, Hindari Mudik Bawa Anak Naik Motor

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Mudik naik motor. (Foto: Rengga Sancaya) Mudik naik motor. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Mudik menggunakan moda transportasi motor bukan hal yang jarang. Akan tetapi sering ditemukan pemandangan yang bikin khawatir, semisal mudik naik motor dengan anak yang sudah dalam kondisi mengantuk.

Dr Susanto, MA, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), saat ditemui di kantor KPAI, Gondangdia, Jakarta Pusat mengimbau agar orang tua yang mudik dengan membawa anak tidak menggunakan sepeda motor. Terlebih ketika jarak yang ditempuh tidaklah dekat.

"KPAI mengimbau agar tidak menggunakan motor saat mudik apalagi dengan anak, itu adalah salah satu prinsip yang kami sampaikan karena kerentanan kecelakaan memang tinggi apalagi membawa anak. Kalau mudik membawa motor itu artinya kerentanan anak terpapar polusi, kemudian anak terpapar kecelakaan, itu kan rentan juga," ujar Susanto, Kamis (29/5/2019).

Dengan menghindari bonceng tiga saat mudik, tujuannya adalah agar angka kecelakaan turun. Susanto pun berharap agar tidak ada satu pun kecelakaan terutama yang menimpa anak pada tahun ini.



Akan tetapi, untuk data kecelakaan yang menyeret anak-anak, KPAI mengaku belum mempunyai data secara khusus.

"Rupanya kami belum dapat data dari kemenhub secara khusus, secara umum kami mendapatkan perbandingan angka kecelakaan 2017 dan 2018," jelas Susanto.

"Di tahun 2018 itu 1.995 (kecelakaan) kemudian 2017 ada 3.168 artinya memang ada penurunan, kemudian korban meninggal 742 orang di tahun 2017 dan turun di 2018 menjadi 467 korban jiwa. Kita harapkan 2019 tidak ada," tutupnya.

(ask/up)
News Feed