Minggu, 02 Jun 2019 07:54 WIB

Ani Yudhoyono Pernah Idap Tiga Penyakit Selain Kanker Darah

Sudrajat - detikHealth
Jenazah mendiang Ibu Ani Yudhoyono tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Sabtu (1/6/2019) malam dengan Pesawat TNI AU jenis Hercules C-130 beserta SBY dan keluarga. (Foto: Rifkianto Nugroho) Jenazah mendiang Ibu Ani Yudhoyono tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Sabtu (1/6/2019) malam dengan Pesawat TNI AU jenis Hercules C-130 beserta SBY dan keluarga. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Almarhumah Ibu Negara Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono rupanya pernah menderita tiga penyakit lain sebelum terdeteksi mengidap kanker darah. Dua dari tiga penyakit bahkan mengharuskannya menjalani operasi di dalam dan luar negeri.

Ani mengungkapkan hal itu dalam buku "Ani Yudhoyono: 10 Tahun Perjalanan Hati" yang ditulis Alberthiene Endah. Belum genap setahun mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden, pada Januari 2005 ia mengalami masuk angin dan diare yang cukup parah. Ani pun harus dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama tiga hari.

Hal itu akibat kelelahan setelah mendampingi SBY berkunjung ke daerah-daerah. Apalagi saat itu tengah ada gelombang bencana alam di Alor, Nabire, dan Aceh, sehingga ikut menguras kekuatan fisiknya.

Padahal sebelum menjadi ibu negara, perempuan kelahiran Yogyakarta, 6 Juli 1952 itu mengaku tak pernah diopname. Kalau sakit ia lebih banyak berobat jalan.

"Tapi ketika menjadi Ibu Negara, saya sempat empat kali diopname. Dua di antaranya cukup parah karena harus menjalani operasi," kata Ani seperti tertulis di halaman 294 buku tersebut.



Ia kembali masuk rumah sakit pada pertengahan Februari 2012. Kali ini penyakitnya lebih serius; batu empedu. Hal itu terdeteksi ketika pada suatu hari saat tengah menginap di Wisma Bayurini, Istana Bogor dia merasa sakit yang luar biasa di bagian perut. Tim medis RS PMI Bogor yang memeriksanya dengan USG yang pertama kali mendeteksinya malam itu.

Sebetulnya rasa nyari itu pernah beberapa kali terjadi dan hal itu jusru sering kambuh di kala sedang berada di Istana Bogor. Anak-anaknya sempat menggoda Ani, "Memo lupa bilang, "Assalamualaikum' mungkin tadi...." Maklum, sudah bukan cerita asing lagi kalau banyak yang beranggapan di istana itu angker.

Keesokan harinya, Ani menjalani PET Scan di RS Pluit. Dari situ baru dilakukan operasi pengangkatan batu empedu di RSPAD Gatot Subroto, 16 Maret 2012. Lima hari kemudian, Ani mendampingi SBY melawat ke Tiongkok dan beberapa negara sahabat.



Selain batu empedu, Ani Yudhoyono juga pernah menjalani operasi saraf di Allegheny General Hospital, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat. Operasi ini dilakukan untuk menyembuhkan bahunya yang kerap terasa kaku (frozen shoulder).

Operasi pada 14 Juni 2012 dilakukan oleh Prof Hae Dong Jho, orang Korea yang sudah menjadi warga AS. Dua hari kemudian, Ani sudah menunaikan tugas untuk mendampingi SBY terbang ke Los Cabos, Meksiko.

"Tim dokter dan para staf di Allegheny General Hospital tercengang dan bertepuk tangan melihat saya muncul dengan kebaya, kain, dan bersanggul rapi," tulisnya.

(jat/up)
News Feed